BONE (RIAUSKY.COM)- Kehidupan rumah tangga pasangan senja ini sungguh tragedi.
Bagaimana tidak, berpuluh tahun membina mahligai rumah tangga, harus berakhir dengan cara mengenaskan, tewas tergorok.
H Andi Soto (80), seorang tokoh masyarakat yang sangat disegani di kampung halamannya nekat menggorok leher istrinya Hj Isa (60) hanya karena menolak melakukan hubungan seks.
Pemilik nama lengkap H Ndak Soro Petta Linrung Bin Andi Lambert Petta Tallo itu menghabisi istrinya dengan sebilah perang yang menyayat leher sang istri. Seketika itu juga korban meninggal dunia.
H Soto hanya bisa menyesali perbuatannya. Tatapannya kosong, pandangannya sungguh menyedihkan.
H Soto membina mahligai rumah tangga dengan Hj Isa selama 40 tahun. Hj Isa merupakan istri keduanya dan dari kehidupan pernikahannya keduanya dikaruniai 5 orang anak.
Meski sempat bercerai, mereka kembali dipersatukan sekitar 2 bulan ini atas permintaan anak-anaknya. Adapun istri pertamanya yaitu Pisa dan dikaruniai 5 anak. Setelah Pisa meninggal, Soto menikah dengan Hj Isa.
Pria 80 tahun tersebut menjalani rumah tangganya di Dusun Lerang 2, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Bone, Sulawesi Selatan.
"Dugaan sementara Korban dibunuh saat sedang tertidur. Motifnya karena tidak mau melayani nafsu syahwat pelaku saat diminta intim," terang Kapolsek Cina, Iptu Abdul Rahim.
Terkait kasus pembunuhan sadis ini, aparat kepolisian telah memanggil sejumlah saksi, termasuk anak kandungnya, Aris telah melalui proses pemanggilan dan pemeriksaan di Polsek Cina. Aris merupakan anak bungsu yang tinggal serumah dengan kedua orangtuanya setelah saudaranya yang lain telah berumah tangga dan tinggal bersama keluarga masing-masing. (R05)
Listrik Indonesia

