TALANG MUANDAU (RIAUSKY.COM)- Hartati (46) Seorang ibu rumah tangga di Simpang Medan, RT 01, RW 11, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau (TM), Bengkalis menjadi korban tindak penganiayaan oleh orang yang dia kenal.
Dia mendapat delapan kali tusukan senjata tajam di bagian tubuhnya. Syukurnya, nyawa perempuan malang itu berhasil diselamatkan setelah warga di sekitar tempat tinggalnya sempat mendengar teriakan minta tolong korban.
Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut terjadi pada Rabu (7/11/2018) malam tadi.
Saat itu, korban sedang berada di rumah dan suaminya berada di masjid untuk suatu urusan.
Tiba-tiba, sekitar pukul 22.00 WIB, pintu rumahnya digedor oleh seseorang. Tak menaruh curiga, dia menemui orang yang berada di depan rumah.
Pria tersebut awalnya menanyakan tentang keberadaan suami korban. Karena tidak berada di rumah, korban menyampaikan apa adanya kalau suaminya sedang berada di masjid.
''Ya, saat itu tamu tersebut memanggil nama suami korban, ''Lek..lek...dan korban langsung,membuka pintu,'' ungkap Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto melalui Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak, Kamis (8/11/2018).
Saat berhadapan, pelaku mennyakan keberadaan sang suami. Ketika korban menjawab sedang tak ada di rumah, pelaku tanpa basa basi langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam yang memang sudah disiapkan.
Pelaku menghunjamkan delapan kali senjata tajam ke tuuh korban. Namun, korban melawan sehingga semopat terjadi keributan.
Korban bahkan sempat menggigit jari pelaku Namun, pelaku semakin beringas menyerang, sehingga akhirnya korban berteriak minta tolong kepada tetangga dan warga disekitarnya.
Saat korban berteriak itulah, pelaku langsung melarikan diri dan warga berdatangan.
Warga menemukan korban sudah dalam kondisi luka-luka dan langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
"Identitas pelaku sudah kita kantongi dan dalam penyelidikan. Korban sendiri belum dapat dimintai keterangan dikarenakan masih dalam tindakan perawatan medis. Terkait motif pelaku melakukan penikaman tersebut, kita masih menunggu hingga korban dapat memberikan keterangan," terang Kapolsek.(R04)
Listrik Indonesia

