RENGAT (RIAUSKY.COM)- Zainal Arnis (30) warga Desa Perkebunan Sungai Lala, Kecamatan Sungai Lala, Indragiri Hulu dibuat kaget bukan kepayang.
Dia histeris ketika menemukan tubuh suaminya, AY (31) tewas tergantung di ventilasi kamar mandi.
Tubuh pria muda itu ditemukan tewas terikat di bagian leher dengan menggunakan kain panjang, Ahad (11/11/2018). Saat itu, Zainal Arnis, istri korban baru saja pulang dari kedai lontong untuk membelikan sarapan yang dipesankan sang suami.
Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Bripka Misran, AY gantung diri dengan menggunakan sehelai kain panjang yang diikatkan di ventilasi kamar mandi.
Menurut Misran kejadian tewasnya AY pertama kali diketahui oleh istrinya yang berinisial Zainal Arnis (30), sepulang membeli sarapan sekira pukul 08.00 WIB.
"Di rumah tersebut korban tinggal bersama istri dan seorang anaknya, namun saat kejadian istri korban sedang pergi membeli sarapan sementara anaknya dititipkan ke rumah adik ipar korban yang berada di sebelah rumah," kata Misran, Senin (12/11/2018).
Misran melanjutkan, mengetahui suaminya tergantung dengan kain panjang membuat Zainal histeris.
Kemudian Zainal meminta tolong kepada tetangganya untuk membantu menurunkan korban yang sudah meninggal dunia.
Mendapat laporan dari warga, tim Kepolisian turun ke lokasi.
Misran menjelaskan diduga korban tewas akibat bunuh diri.
"Pihak keluarga mengaku ikhlas dengan tewasnya korban dan menolak dilakukan otopsi terhadap korban," katanya.
Konfirmasi dengan Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Dwi Kormal diduga kuat korban nekat aksi melakukan bunuh diri dikarenakan persoalan di tengah keluarganya.
"Kemarin Kanit Serse saya sempat berbincang dengan keluarganya, diduga kuat korban memiliki masalah dengan keluarga," kata Dwi Kormal, Senin (12/11/2018).
Namun Dwi Kormal juga tidak bisa menjelaskan persoalan keluarga yang dimaksud oleh keluarga.
Sementara itu, keluarga AY sendiri menolak untuk melakukan otopsi terhadap tubuh AY.
Hal ini ditunjukkan dalam surat yang ditulis oleh keluarga dan diserahkan kepada pihak Kepolisian Pasir Penyu.
"Di rumah tersebut korban tinggal bersama istri dan seorang anaknya, namun saat kejadian istri korban sedang pergi membeli sarapan sementara anaknya dititipkan ke rumah adik ipar korban yang berada di sebelah rumah," kata Misran, Senin (12/11/2018).(R05)
Listrik Indonesia

