Berawal dari Teriakan, Ratusan Imigran Bangladesh Ditemukan Warga Disekap di Satu Ruko di Medan

Berawal dari Teriakan, Ratusan Imigran Bangladesh Ditemukan Warga Disekap di Satu Ruko di Medan
Para imigran gelap yang ditemukan warga bertumpuk di ruko Medan

RIAUSKY.COM - Warga di Jalan Pantai Barat, Medan Helvetia, Sumatera Utara dibuat geger, Selasa (5/2/2019) malam.

Ini setelah penemuan ratusan imigran gelap asal Bangladesh yang disekap dalam salah satu rumah toko (ruko) di lokasi tersebut.
 
Warga sekitarlah yang berhasil mengungkap kasus diduga human trafficking ini setelah mendengar suara ribut meminta tolong dari dalam ruko.

Kepala Lingkungan setempat, Bebi Annisa, mengungkapkan warganya terkejut lantaran teriakan terdengar dari ruko itu.

Lalu kemudian berinisiatif menggedor pintu dan alangkah terkejutnya melihat ratusan manusia dengan kondisi sumpek, lemas di dalam ruangan. Nyaris tak ada jarak antara satu dan lainnya.

Warga yang bergerak siap melaporkan hal tersebut ke polisi.

Saat pintu dibuka, ada tiga penjaga ruko yang tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasian dan izin penyaluran tenga kerja. Bahkan satu diantanya berhasil melarikan diri.

Dilansir Pojoksatu.id, salah seorang warga Bangladesh mengatakan telah empat bulan di Indonesia menggunakan jalur laut melalui Batam dan bali.

Mereka membayar sejumlah uang dalam bentuk ringgit dan rupiah kepada seorang agen dengan diiming-imingi dipekerjakan.

Namun hingga jalan sebulan di perantauan, para imigran itu tidak juga mendapat kejelasan hidup.

Mereka terkatung-katung dan nyaris tidak mendapat jatah makanan dan minuman oleh agen penyalur.

Mereka kemudian diangkut dengan menggunakan truk untuk ditampung di rumah toko tersebut dengan berpindah-pindah kota.

Usai dievakuasi, ratusan imigran tersebut dibawa ke Mapolrestabes Medan. (R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional