TANJUNG PINANG (RIAUSKY.COM)- Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya dibawa KPK ke Jakarta via Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kamis (11/7/2019).
Begitu memasuki pintu masuk bandara, rombongan Nurdin basirun yang dikawal beberapa patugas kepolisian dan KPK tampak ramai diannatikan awak media yang hendak memastikan keberangkatan Nurdin yang kabarnya akan langsung diperiksa di Gedung KPK RI di Kuningan jakarta.
Seorang petugas tampak mengawal Nurdin yang mengenakan jaket hitam dan celana dasar hitam. Ia menutupi wajahnya dengan sebuah kain berwarna biru.
Nurdin jalan bergesa sambil menenteng tas berwarna cokelat. Di manifest keberangkatan dengan Lion Air dari Tanjungpinang menuju Jakarta itu juga ada nama Andreas Budi Sampurno dari Direktorat Gratifikasi KPK.
Mereka yang berada di manifest itu diantaranya diduga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edy Sofyan,, Budi Hartono, Budi Shalihin, Aulia Rahman.
Beberapa diantaranya adalah para pejabat dan staf yang ditangkap KPK. Selain itu juga terdapat sopir dan ajudan para pejabat tersebut.
Batamnews memperoleh manifest pesawat yang akan berangkat menuju ke Jakarta. Belum ada konfirmasi dari pihak KPK mengenai nama-nama tersebut. Saat ini batamnews berusaha mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dari laporan Batamnews, Nurdin Basirun berserta tiga orang lainnya tiba di Gedung VIP. Ia terlihat duduk di kursi ruangan dengan wajah masih ditutupi handuk kecil tersebut.
Kemudian mereka pun berjalan antre menuju ke Pesawat Lion Air.
Terlihat Nurdin Basirun berjalan santai digiring petugas menuju pesawat. Berbeda saat mereka tiba di bandara yang tampak tergesa-gesa menerobos kerumunan wartawan yang sudah standby dengan kamera di pintu masuk bandara.
Rombongan ini berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air JT 0621 kelas ekonomi.(R04)
Listrik Indonesia

