Ini Kata Dispenda Soal PAD 2016: Sebenarnya Kalau Realistis Kami Hanya Sanggup di Rp400 M

Ini Kata Dispenda Soal PAD 2016: Sebenarnya Kalau Realistis Kami Hanya Sanggup di Rp400 M
ilustrasi internet
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru  mencoba realistis untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) pajak Kota Pekanbaru tahun 2016 ini. Tak mau jumawa, Yuliasman selaku Kepala Dispenda Pekanbaru mengatakan perolehan PAD untuk tahun ini, pihaknya hanya sanggup diangka Rp 400 miliar.
 
Berkaca dari tahun 2015 lalu, sektor penyumbang pajak terbesar tahun lalu adalah pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ), sedangkan realisasi terendah ada pada sektor pajak walet. "Walau bagaimanapun kita tetap evaluasi untuk tahun 2016 ini," ujarnya, pada Senin (18/1). 
 
Sebenarnya, tahun lalu pajak BPHTB yang dihimpun sudah melebihi dari target yakni Rp 101 miliar. Sementara, PPJ realisasinya mencapai 94 persen dari target sekitar Rp 70 miliar. Meski di bawah target, realisasi tahun 2015 tersebut meningkat 23 persen dari tahun 2014 yang hanya Rp290 miliar.
 
Walau pun tak dipungkiri meningkatnya pajak dari tahun 2014 lalu hampir 300 persen. Tapi hal ini sesuai dengan nilai objek pajak (NJOP) suatu kawasan. Hal ini karena Pemko Pekanbaru memiliki eempat kategori dalam menaikan NJOP.
 
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak tahun 2015 Kota Pekanbaru berada pada angka Rp360 miliar, atau 60 persen dari target Rp 600 miliar. Kabut asap yang melanda Pekanbaru selama tiga bulan tahun lalu memberi dampak besar pada pencapaian ini.
 
Walau pun tak dipungkiri meningkatnya pajak dari tahun 2014 lalu hampir 300 perseni. Tapi hal ini sesuai dengan nilai objek pajak (NJOP) suatu kawasan. Hal ini karena Pemko Pekanbaru memiliki empat kategori dalam menaikan NJOP.
 
Untuk terobosan 2016 ini, beberapa telah diambil oleh Dispenda. "Seperti mengoperasikan lima mobil layanan pajak dan memaksimalkan UPTD yang ada," sambungnya. (R05)

Listrik Indonesia

#PAD

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional