Gelar Gebyar PAUD 2019, Ini Harapan Bunda PAUD dan Bupati Pelalawan

Gelar Gebyar PAUD 2019, Ini Harapan Bunda PAUD dan Bupati Pelalawan

PANGKALAN KERINCI (RIAUSKY.COM) - Bunda PAUD Kabupaten Pelalawan Hj. Maynar Harris katakan anak merupakan aset bangsa yang menentukan nasib bangsa dimasa yang akan datang. Sanking penting hal ini, maka berbagai upaya terus dilakukan pemerintah.

Hal ini disampaikan Bunda PAUD saat memberikan sambutan pada kegiatan Gebyar PAUD 2019, di Ruang Publiks Kreatif, Pangkalan Kerinci, Selasa 26 November 2019.

"Jadi bagaimana cara kita mengantar generasi emas ini kedepan. Maka tergantung usaha kita saat ini,"ucapnya. Dan tugas maha berat inilah yang saat diemban para guru-garu. baik ditingkat PAUD/TK, sampai fakultas.  

Kemudian tugas berat ini akan lebih terasa ringan, sambung Bunda PAUD, jika peran orang tua wali murid ikut didalamnya.

"Jadi sekali lagi pertanyaan, adalah bagaimana usaha kita mengatarkan generasi emas ini. Maka tergantung usaha kita hari ini. Namun saya optimisme generasi emas kita sangat  kreatif,inovatif dan cerdas serta integritas tinggi, sebab Guru-Guru PAUD,  telah dari dini mengajarkan atau membekali anak anak kita dengan pendidikan agama berbudi pekerti yang luhur," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris pada kesempatan yang sama mengatakan, bahwa tema yang diusung pada gebyar PAUD tahun ini memiliki makna, dimana Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk pemenuhan hak pendidikan anak.

"Kami menyadari bahwa orang tualah pendidik pertama dan utama yang harus mengawal dan pendampingan anak serta memastikan pemenuhan hak-hak terutama hak pendidikan, kesehatan, perlindungan dan kesejahteraan," ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada semua orang tua agar menjaga dan membimbing anaknya masing-masing,

 "Beberapa hari belakangan ini keluar pemberitaan di beberapa media massa online, adanya temuan gizi buruk yang disebabkan kurangnya perhatian dari Pemerintah Daerah. Dalam temuan tersebut tidak semuanya harus disalahkan kita, dimana adanya temuan tersebut disebabkan kurangnya pengawasan dari kedua orang tua tentang asupan gizi buat anak-anaknya. Untuk itu, saya menghimbau kepada orang tua dan para guru PAUD mulai melakukan pengawasan ketat kepada anak-anak kita. Saya meminta kepada semua pihak, untuk menciptakan "Generasi Emas" dengan menjadikan anak-anak yang berakhlak mulia," tutupnya.

Masih ditempat yang sama, M Zalal Kadisdik Kabupaten Pelalawan sekaligus ketua panitia menyampaikan bahwa saat ini jumlah pendidikan dini (TK/PAUD) sekabupaten yakni 190 buah dengan jumlah anak didik 7.899 orang siswa.

"Ya, saat ini tercatat ada 190 unit sekolah setingkat TK/PAUD. Dari 190 itu, hanya 8 sekolah yang berstatus negeri," jelasnya. (R09)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional