Dilaporkan Hilang, Muhammad Arfan Ditemukan Meninggal Dunia

Dilaporkan Hilang, Muhammad Arfan Ditemukan Meninggal Dunia
Jenazah Muhammad Arfan warga Kelurahan Teluk Medan, Kecamatan Enok disemayamkan di rumah keluarga setelah ditemukan. Foto: nusaperdana.com

ENOK (RIAUSKY.COM)- Setelah pencarian yang cukup panjang,  Muhammad Arfan (55) warga Kelurahan Teluk Medan, Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil, Riau yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Batang berhasil ditemukan. Kamis (19/12/2019).

Sekira pukul 21.20 WIB, Muhammad Arfan berhasil ditemukan namun sayang dalam kondisi tak bernyawa.

"Alhamdulillah (korban, red) sudah ditemukan," sebut Lurah Teluk Medan, Anjar Porwoko Aji, Kamis (19/12/2019) malam melalui pesan singkatnya dilansir dari iklik.co.id.

Jenazah Arfan ditemukan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Enok bersama tim gabungan  di perairan Sungai Batang, Kelurahan Teluk Medan, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (19/12/2019) malam.

Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi dimana korban jatuh.

"Jadi saat ini korban akan diserahkan kepada keluarga," sebutnya singkat. 

Penemuan mayat Arfan ini juga dibenarkan ungkap Kapolsek Enok, Iptu Fadly.

"Korban ditemukan oleh warga, yang mana warga melihat kepala korban muncul dipermukaan dan warga menduga seperti sabut kelapa setelah dilihat dari dekat ternyata kepala korban," ujar Fadly dilansir dari nusaperdana.

Menurut Fadly, korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah meninggal dunia. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena tenggelam setelah terjatuh.

"Pada saat itu, warga langsung menghubungi Lurah untuk melaporkan penemuan mayat tersebut. Lurah bersama tim gabungan bergegas menuju TKP untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban," papar Fadly.

Berdasarkan hasil visum oleh pihak Puskesmas Kecamatan Enok, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Muhammad Arfan  dikabarkan menghilang setelah perahu yang dibawa oleh  ditemukan warga dalam keadaan kosong. Kamis (19/12/2019).

Salah seorang warga Desa Teluk Medan, Kecamatan Enok bernama Hairul Amin menceritakan awal mula diketahui hilangnya Muhammad Arfan.

Dia mengungkapkan, kejadian bermula saat seorang warga lainnya bernama Suratman melintas di dekat perahu milik korban seusai menghantarkan seorang teman ke seberang sungai juga dengan menggunakan perahu.

"Setelah menghantarkan teman, Suratman kembali lagi dan melihat Sampan yang dipakai Arfan tidak ada orang. Hanya sampan yang ada di tengah sungai. Saat itu air dalam keadaan pasang," jelas Hairul mengisahkan kronologi hilangnya Muhamnad Arfan.

Melihat perahu kosong milik Arfan yang terombang-ambing di tengah sungai itu, membuat Suratman berinisiatif untuk membawa perahu tersebut ke pinggir sungai kemudian ditambatkan. 

Setelahnya, Suratman pun menemui keluarga Muhammad Arfan dan menginformasikan kejadian tersebut kepada para warga. 

"Mengetahui hal itu, pihak keluarga dan warga berbondong-bondong menuju lokasi hilangnya Arfan untuk membantu mencari," kata Hairul.

Di sekitar tempat yang diduga sebagai lokasi hilangnya Muhammad Arfan, diungkapkan Hairul, pihak keluarga dan para warga memasang jaring dengan tujuan apabila korban berada di sungai agar dapat tersangkut di jaring yang telah dipasang.(CR5)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional