SELATPANJANG (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus lebih memperketat dan memantau setiap peredaran barang-barang kemasan seperti makanan dan minuman (Mamin) yang telah Kadaluarsa. Baik di swalayan dan toko yang ada di Kepulauan Meranti.
Anggota Komisi B DPRD Kepulauan Meranti Dedi mengatakan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), barang-barang impor dengan mudah masuk ke tanah air dan Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu pintu masuk perdagangan di Asean, karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.
"Menjelang perayaan Imlek 2.567 tahun ini, kepada Disperidag agar memperketat pengawasan di lapangan, khususnya pada makanan dan minuman yang telah Kadaluarsa," ujar Dedi.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat sebagai konsumen agar lebih selektif dan teliti dalam memilih makanan dan minuman yang dijual di pasaran.
Karena saat Imlek ini, kebutuhan masyarakat akan makanan kemasan cukup tinggi dan meningkat. Situasi ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh orang-orang dan pedagang-pedagang nakal dan tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan lebih besar.
"Masyarakat harus pandai dan teliti dalam memilih produk saat berbelanja, lihat terlebih dahulu masa berlaku sebuah produk sebelum membeli. Baik terhadap produk dalam atau luar negeri dan jangan sampai produk yang kita beli nantinya dapat membahayakan kesehatan," ungkap Dedi. (R16)
Listrik Indonesia

