TEMBAGAPURA (RIAUSKY.COM)- Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali membuat heboh dengan teror senjata di Distrik Tembagapura, Timika, Papua.
KKB melakukan teror penembakan ke Polsek Tembagapura sekitar pukul 10.00 WIT. Penembakan itu membuat warga sipil di kawasan Banti Gate harus dievakuasi ke area aman di Mile 68 Tembagapura.
Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan membenarkan soal adanya evakuasi warga sipil di Banti Gate, yang berjarak 200 meter dari Polsek Tembagapura tempat kontak tembak terjadi.
Warga dievakuasi ke area Mile 68 Tembagapura, area aman dari kontak tembak.
"Kami sudah evakuasi sebagian warga sipil dari kawasan Banti Gate ke area 68 Tembagapura," Kata Letkol Pio, Senin (2/3/2020).
Dia menyebut jumlah warga yang dievakuasi ke Mile 68 Tembagapura masih dalam pendataan pihaknya. Pasca adanya penyanderaan terhadap 3 guru di Arwanop beberapa waktu lalu, Pio menyebut seluruh jajaran diimbau untuk siaga dan waspada. Hingga malam ini, situasi di kawasan Tembagapura terpantau sudah aman dan tenang.
"Malam ini sudah tenang, tapi jajaran TNI-Polri masih siaga satu," Tambah Dandim.
Untuk diketahui, aksi penembakan dilakukan KKB terhadap mobil patroli milik Polsek Tembagapura di kawasan Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura. Setelahnya, mereka juga menyerang Polsek Tembagapura di Mimika, Papua.
Aksi penyerangan dan penembakan ke Polsek Tembagapura itu terjadi pada Senin siang tadi.
Menurut Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, seorang anggota polisi bernama Briptu Andika Wally mengalami luka-luka terkena serpihan kaca.
"Hanya satu anggota yang terkena serpihan kaca," kata Era kepada wartawan.
Era menjelaskan, penembakan itu terjadi saat anggota polisi berencana akan mendatangi masyarakat di Kampung Utikini untuk berdialog.
Personel tambahan dari Brimob Polda Bengkulu di bawah kendali operasi (BKO) ke Polres Mimika dikerahkan ke Polsek Tembagapura.
Tapi, sejumlah anggota KKB yang melintasi kampung tersebut langsung melakukan penyerangan dan melepaskan tembakan ke arah mobil patroli.
Setidaknya ada enam bekas tembakan menyasar kaca depan dan badan mobil.
Usai mendapat serangan, aparat keamanan tidak tinggal diam dan segera melakukan pengejaran.
Selain itu, aparat keamanan mencegah KKB masuk ke area pertambangan PT Freeport Indonesia.
"Satgas Amole dan satgas lainnya terus melakukan penyekatan, agar KKB tidak masuk," kata Era.(R03)
Listrik Indonesia

