PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Mukhtar (37 tahun) akhirnya menghembuskan nafas terakhir, setelah suami dari Heni Susanti (36 tahun) itu tersengat listrik saat memperbaiki mesin pompa air di kediamannya Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Selasa (2/2) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM saat ditemui dikantornya mengatakan bahwa kejadian itu, murni kecelakaan. Meski istri dari mukhtar shock melihat suaminya tewas kesentrum, keluarga sudah menerima dengan ikhlas atas peristiwa yang terjadi.
“Keluarga korban menilai kejadian itu murni kecelakaan saat korban memperbaiki mesin pompa air dan keluarga memutuskan untuk tidak meminta dilakukan visum pada petugas Polsek Rumbai yang datang ke tempat kejadian perkara,” kata AKBP Guntur.
Peristiwa bermula saat korban yang baru pulang kerja hendak memperbaiki mesin pompa air. Mengetahui kondisi mesin pompa yang berada diatas dekat tangki air rumah korban rusak, korban lalu berinisiatif memperbaikinya.
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Nasib sial dialami korban karena lupa mematikan aliran listrik saat melakukan perbaikan sehingga korban tersengat listrik.
“Sekujur tubuh korban mulai dari lengan dan tangan mengalami luka bakar karena kesetrum,” ucap guntur.
Jenazah saat ini sudah disemayamkan oleh pihak keluarga di rumah duka, untuk selanjutnya dilakukan pemakaman. Polisi memastikan tidak ada unsur pembunuhan atas kejadian tersebut setelah melakukan olah TKP. “Jadi, ini tidak ada unsur kekerasan, diduga murni kecelakaan karena kelalaian saja,” tutupnya. (R04)
Listrik Indonesia

