Sopir Taksi Online Bunuh Diri Karena Tak Mampu Bayar Cicilan Kredit Mobil, ''Sebelumnya Ada Laki-laki Datang Nagih Cililan, Dia Sudah Dua Bulan Nganggur''

Selasa, 07 April 2020 | 12:55:00 WIB
Sopir Taksi Online Bunuh Diri Karena Tak Mampu Bayar Cicilan  Kredit Mobil, ''Sebelumnya Ada Laki-laki Datang Nagih Cililan, Dia Sudah Dua Bulan Nganggur''
Ket Foto : Lokasi tempat korban ditemukan meninggal dunia karena gantung diri. Foto: tribunnews/istimewa

BEKASI (RIAUSKY.COM)- Kisah miris datang dari Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Seorang pengemudi taksi online ditemukan tewas di sebuah kebun kosong, Senin (6/4) malam.

JL (33) diduga nekat mengakhiri hidup karena tak sanggup membayar cicilan kendaraan. Hal itu berdasarkan keterangan dari istri korban.

"Sebelumnya ada seorang laki-laki yang datang ke rumah menagih cicilan kredit mobil, setelah itu korban sering melamun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Selasa (7/4) dilnsir dari merdeka.com.

Yusri mengatakan, korban diduga depresi. Menurut pengakuan istrinya, korban menganggur sejak wabah virus Corona menghantui Indonesia.

"Korban sudah hampir dua bulan tidak narik penumpang," ujar Yusri.

Yusri menerangkan, korban ditemukan pada pukul 18.15 Wib oleh anaknya di belakang rumah.

"Anaknya melihat korban sudah meninggal, kemudian memberitahukan ibu dan tetangganya untuk meminta menurunkan jasad korban," tutup dia.

JL (33) sendiri diketshui berasal dari  Tangga Bodi, Medan, Sumatera Utara.

Korban pertama kali ditemukan tergantung di dahan pohon Sengon.

Tepatnya, di Kampung Lilinggir RT 02 RW 06 Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 18.15 WIB.

"Ditemukan tergantung di pohon sengon dengan tali ayunan warna merah," katanya, Selasa (7/3/2020).

Ia menjelaskan, sebelum bunuh diri, korban sempat melepaskan tali tambang ayunan yang ada di rumah anaknya.

Ketika itu anak korban sempat melihatnya, tapi tak mengira bakal digunakan untuk gantung diri.

"Sempat diikuti oleh anak korban, tapi disembunyikan talinya itu."

"Anak korban tidak mengira bakal digunakan untuk gantung diri," imbuhnya.(R04)

Iklan Pajak Reklame Bapenda Pekanbaru



FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS