Dua Hari Berturut-turut, Satu Lagi Pasien PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Teluk Kuantan

Dua Hari Berturut-turut, Satu Lagi Pasien PDP Covid-19  Meninggal di RSUD Teluk Kuantan
dr. Amelia Nasrin

TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Satu dari tiga Pasien Dalam Pengawasan  (PDP) yang dirawat di pinere RSUD Teluk Kuantan meninggal dunia, Selasa, (12/05/20)

Hal itu disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Covid 19, dr. Amelia Nasrin  via Whasapp di Teluk Kuantan.

Dikatakan, pasien PDP yang meninggal dunia diketahui  atas nama Tn. GP (44) warga PT.DPN Sungai kuantan.

Pasien dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 02:00 wib di ruang pinere RSUD Teluk Kuantan.

Pasien Tn GP masuk pinere sekitar pukul 15:20 wib tanggal (8/5/2020) yang lalu. 

Sejak saat itu, menjalani perawatan khusus di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Jenazah Tn. GP berangkat dari pinere sekitar pukul 09:30 wib, untuk dilakukan pemakaman di Serosa Kecamatan Hulu kuantan dengan menggunakan standar pemakaman pasien covid 19.

Adapun pasien, dikelaskan dr. Amel,  telah dilakukan pengambilan swab sebanyak dua kali pada hari senin tanggal (11/5/2020) namun hasil dari swab tersebut belum keluar, ujar dr. Amel.

Lebih jauh, imbuh dia, sebelumnya pasien GP mendapat keluhan seperti batuk sejak 1 minggu yang lalu dan memberat 2 hari sebelum masuk RS dengan kondisi demam, sesak nafas, nyeri ulu hati dan mual.

Riwayat kontak dan bepergian disangkal.

Pasien sebelumnya menderita sakit diabetes yang terkontrol dengan  obat. Diagnosis pneumonia DM tyle 2, Spot.

 

Juga Meninggal Sehari Sebelumnya

Sehari sebelumnya, satu orang pasein lainnya, yakni Ny TR (35) warga Sentajo Raya  yang juga seorang pasien PDP Covid-19 juga dilaporkan meninggal dunia. 

Ny TR masuk ke RSUD Teluk Kunatan pada Ahad (10/5/2020) malam sekitar pukul 19.45 WIB dengan keluhan badan lemas, mual muntah sepuluh kali, kaki terasa lemas dan susah di gerakkan akral dingin, nadi teraba halus, nafsu makan menurun, kepala pusing dan sesak batuk.

Pasien tidak ada riwayat melakukan perjalanan ke luar daerah  namun ada riwayat diabetes.

Dia meninggal dunia ppada Senin (11/3/2020) dinihari sekitar pukul 03.50 WIB dan saat ini, hasil swap masih dilakukan untuk memastikan positif negatif Covid-19. Namun ebgitu, proses pemakaman tetap dilakukan dengan memperhatikan standar penanganan medis pasien Covid-19.   (R12)
 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional