Catat! Ini Wilayah-wilayah Indonesia yang Bisa Lihat Gerhana Matahari 21 Juni Mendatang

Rabu, 17 Juni 2020 | 00:31:15 WIB
Catat! Ini Wilayah-wilayah Indonesia yang Bisa Lihat Gerhana Matahari 21 Juni Mendatang
Ket Foto : Ilustrasi

RIAUSKY.COM - Beruntung lah bagi daerah-daerah yang warganya bisa menyaksikan penomena alam berupa gerhana matahari cincin akan terjadi pada Minggu (21/6) nanti. 

Sebagai catatan, Indonesia akan ikut kebagian gerhana matahari cincin, namun hanya berupa gerhana matahari sebagian saja. 

Berikut adalah wilayah yang bisa melihat gerhana 21 Juni nanti.

Dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di situs resminya, diakses detikcom pada Selasa (16/6/2020), gerhana matahari sebagian akan bisa diamati di wilayah Pulau Jawa dan sebagian kecil Sumatera bagian selatan.

Gerhana matahari cincin yang dapat diamati di Indonesia bakal berwujud gerhana matahari sebagian, melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi.

Karena yang teramati di Indonesia nanti hanyalah gerhana matahari sebagian, bentuk cincin tidak akan terlihat. Yang maksimal terlihat hanyalah setengah matahari tertutup setengah bulan, itu pun tidak bisa teramati di semua wilayah Indonesia. Ukuran 'tutupan' bulan terhadap matahari ini dilambangkan dalam angka magnitudo.

"Magnitudo terentang antara 0,000 di Kepanjen, Jawa Timur sampai dengan 0,522 di Melonguane, Sulawesi Utara," kata BMKG.

Di Indonesia, waktu mulai gerhana paling awal bakal terjadi di Sabang Aceh pukul 13.16 WIB siang, dan waktu kontak akhir gerhana paling akhir adalah di Melonguane, Sulawesi Utara, pukul 17.31 Wita.

Wilayah yang sama sekali tidak kebagian gerhana matahari di antaranya DKI Jakarta, semua kota di Jawa Barat, kecuali Indramayu, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, 10 kota di Jawa Tengah, 7 kota di Jawa Timur, 2 kota di Bengkulu, dan 7 kota di Lampung.

Gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semuanya sampai ke bumi. Gerhana matahari cincin terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari. (R01)

Sumber: Detik.com


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
loading...
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS