DUMAI (RIAUSKY.COM)- Dihantam angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Sinaboi, Rokan Hilir, Riau kapal nelayan KM. Sinar Baru terbalik dan tenggelam Senin (13/07/2020) siang.
Lima orang awak kapal nelayan tersebut dilaporkan terapung-apung di tengah lautan di wilayah Selat Malaka sebelum beberapa jam kemudian ditemukan oleh kapal MT Erawan I yang sedang melintas dengan tujuan Singapura.
Mereka tampak terapung-apung di tengah lautan dengan mengandalkan serpihan kapal yang mengapung dan jeriken.
Pasca penemuan tersebut, awak MT Erawan I berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai terkait peristiwa kapal tenggelam di sekitar perairan Selat Malaka.
Informasi yang dirangkum dilapangan, sebagaimana kami himpun dari dumaiposnews.com, Senin (13/07) pukul 15.00 WIB. Berdasarkan laporan dari masyarakat yakni Untal seorang nelayan mengatakan telah terjadi kecelakaan di laut terhadap kapal nelayan Sinaboi KM. Sinar Baru GT. 8 Ton yang dinahkodai Pian dan 4 orang ABK di perairan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir.
Selanjutnya Danposal Bagansiapiapi langsung berkoordinasi dengan Basarnas Unit Rokan Hilir dan Polairud Rokan Hilir untuk melakukan pencarian.
Pukul 17.30 WIB, Danposal Bagansiapiapi menerima laporan dari Basarnas bahwa korban laka laut telah ditemukan dan berhasil diselamatkan oleh MT. Erawan I di perairan Bagansiapiapi pada posisi koordinat 2°21’703 N 101°5’471″E dengan kondisi seluruh kru selamat.
Pukul 18.00 WIB, Danposal Bagansiapiapi melaksanakan koordinasi dengan nahkoda MT. Erawan I a.n. Kapten Yudi Bahtiar, dan menyampaikan bahwa kru kapalselamat dan akan dibawa ke Dumai, dikarenakan jarak lebih dekat dan rencana akan di jemput oleh Basarnas Unit Dumai.
Seluruh kru kapal saat ditemukan dalam kondisi kelelahan namun sehat dan langsung dievakuasi diatasi kapal MT Erawan.
Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan MMSMC ketika dikonfirmasi, Selasa (14/07) membenarkan adanya laka laut tersebut dan seluruh kapal selamat.
Danlanal menambahkan pukul 18.30 WIB MT Erawan I yang menyelamatkan kru kapal nelayan tersebut tiba di perairan Selat Morong dan ABK dipindahkan ke kapal Pandu Selat Morong dan pukul pukul 20.00 WIB ABK dipindahkan ke MT. AU Gemini tujuan Dumai.
Selasa tanggal 14 Juli 2020 Pukul 03.00 WIB dinihari, Tim SAR gabungan terdiri dari personel Lanal Dumai, Basarnas, KKP dan KPLP on board di MT. AU Gemini, selanjutnya tim KKP Dumai langsung melaksanakan pengecekan kondisi kesehatan ke 5 orang kru kapal korban laka laut dengan hasil sehat selanjutnya ke 5 orang ABK korban laka laut diserahkan ke Dinas Sosial Kota Dumai.
Kelima kru kapal tenggelam tersebut diantaranya, Supiyandi sebagai nahkoda 38 warga Bagansiapiapi , Azwar (ABK) warga Bagan Punak Batu 4. Hendri (ABK) warga Jl. Nelayan Bagansiapiapi. Iskandar (ABK) warga Jl. Nelayan Bagansiapiapi dan Malisan (ABK) warga Jl. Reset Lemen Sinaboi.
Pasca kejadian ini, Danlanal juga mengingatkan kepada para nelayan yang mencari ikan agar mempehatikan keselamatan dan jangan lupa memakai life jacket sehingga kalau terjadi laka laut bisa selamat.(R04)
Sumber Berita: dumaiposnews.com
Listrik Indonesia

