Plt Gubri Instruksikan Rumah Sakit dan Puskesmas d

Gratis, Biaya Berobat Korban ISPA

Gratis, Biaya Berobat Korban ISPA
Warga berbondong-bondong berobat ISPA ke Puskesmas. Foto internet
PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penanganan korban akibat asap kebakaran hutan dan lahan harus konkret. Karena itulah, Plt. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menginstruksikan agar rumah sakit umum daerah atau puskesmas di Kota Pekanbaru menggratiskan biaya perobatan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). 
 
Kebiajkan tersebut ditegaskan Kepala Biro Humas Pemprov Riau Darusman kepada wartawan, Selasa (8/9/2015). Tidak satupun rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah yang diperkenankan memungut biaya kepada korban ISPA.
 
 
"Program pengobatan gratis ini sudah harus berjalan, jadi jangan ada warga yang mengeluh karena tidak dilayani oleh rumah sakit atau puskesmas,'' sebut dia. 
 
Sayangnya, penerapan kebijakan tersebut ternyata masih belum satu arah. Buktinya,  Direktur Utama RSUD Pekanbaru Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi mengatakan pihaknya sepakat dengan keinginan untuk menggratiskan biaya perobatan korban ISPA. Namun, harus ada biaya juga untuk menanganinya. 
 
Kami harapkan Dinas Kesehatan sebagai instansi yang berkaitan dengan masalah ini juga bisa segera mengalokasikan anggaran untuk korban ISPA. Kalau untuk pelayanan, kita siap, jelas Nurzelly.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Dinas Kesehatan Pekanbaru Gustiyanti mengatakan kabut asap itu juga mengakibatkan beberapa penyakit lain. 
 
"Akibat kabut asap ini berbagai penyakit terus bermunculan. Untuk jumlah penderita asma sejumlah 63 orang, ISPA 2.080 orang, Pnempnia 24 orang, iritasi mata 48 orang, iritasi kulit 86 dan diare 159 orang di sepanjang tahun ini," ujar Gustiyanti sebagaimana dihimpun dari antara. (R04)
 
 
 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional