PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Walapun bangunan-bangunan liar dan menyalahi aturan yang ada di Pasar Pagi Arengka telah digusur namun bukan berarti Pasar Pagi Arengka bebas dari pedagang kaki lima.
Pedagang tidak kehilangan akal untuk menjual barang dagangannya. Mereka malah membuat lapak-lapak kayu yang bisa dibongkar atau mengelar terpal disepanjang ruas bekas gusuran dan juga jalur lambat simpang empat.
Jangan salah aktivitas ini hanya terjadi dari pukul 03.00 - 09.00 sebelum habis waktu tersebut mereka harus bersiap-siap untuk beranjak dari tempat dagangannya. Menurut salah seorang pedagang sayur yang ditemui riausky.com mengatakan.
"Kami sudah membayar uang keamanan ada yang 2000/orang ada juga yang 15.000 itu untuk menjinakkan dinas pasar, jadi kalau ada penertiban kami diberitahu."Ungkap Inang (41)
Sementara saat ditanya mengenai alasannya tidak menempati kios-kios yang tersedia didalam pasar dirinya mengaku, "sewa kemahalan sementara modal kami tak seberapa, belum lagi pembeli yang sedikit kalau didalam. Jadi terpaksa kami berjualan diluar dan dekat dengan jalan jadi pembeli lebih banyak."ungkap Inang. (R06)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Nekat Berjualan
PKL Pasar Pagi: Kami Telah Bayar untuk Menjinakan Petugas
Redaksi
Sabtu, 13 Februari 2016 - 07:34:14 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Pansel Buka Seleksi Calon Direktur Sarana Pembangunan Rohil
Senin, 25 Mei 2026 - 13:22:08 Wib Otonomi
Datang ke kantor Bupati, Bupati Kampar Terima Aspirasi Masyarakat Salo
Senin, 25 Mei 2026 - 12:30:39 Wib Otonomi

