Hasilkan 70-80 Juta Tiap Panen, Begini Sumringah Bupati Siak Lihat Semangat Warganya di Dusun Pusaka

Hasilkan 70-80 Juta Tiap Panen, Begini Sumringah Bupati Siak Lihat Semangat Warganya di Dusun Pusaka
Bupati Siak Alfedri foto bersama masyarakat petani Ubi Casesa selepas panen.

PUSAKO (RIAUSKY.COM)- Pelan tapi pasti, sektor pertanian dan tanaman pangan di Kabupaten Siak terus bergeliat. 

Satu lagi komoditas yang sedang harum ranum menjadi buah bibir petani di Siak adalah Budidaya Ubi Casesa. 

Nah, pada Sabtu (29/9/2020) lalu, Bupati Siak Alfedri berkesempatan menghadiri panen raya Ubi Casesa di Kampung Dusun Pusaka, Kecamatan Pusako.

Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Suherman, Kampung Dusun Pusaka Mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak Bupati Siak beserta rombongan.

“Alhamdulillah kami merasa sangat senang, karena bapak Bupati Siak Alfedri bisa hadir meskipun bapak sangat sibuk, untuk secara langsung memanen ubi kasesa di Kampung kami ini”, Suherman. 

Kelompok tani Kampung Dusun Pusaka ini, berdiri pada tahun 2018 lalu. Dan Alhamdulillah saat ini sudah bisa menanam Ubi Casesa dengan luas lahan 2 Hektar dan merupakan Bantuan dari Yayasan Baitul Mal BRI.

“Untuk saat ini, yang menjadi kendala bagi kami sebagai kelompok tani adalah modal, pemasaran serta harga jual yang rendah. Jadi kami mohon kepada bapak Bupati, untuk mencari solusi terbaik dari masalah kami itu pak”, jelasnya. 

Dalam arahannya, Bupati Siak Alfedri mengucapkan selamat dan sangat bangga dengan hasil pertanian yang dikembangkan masyarakat setempat. 

Ubi Casesa yang kini mereka panen adalah hasil dari penanaman selama kurang lebih 8 bulan lalu dan kini akhirnya bisa di panen. 

“Kalau kita lihat dari keuntungannya pertahun, menanam ubi lebih besar dari pada sawit. Menanam Ubi bisa menghasilkan 70-80 juta perhektar setahun, sedangkan sawit hanya sekitar 25 juta per hektar setahun”, jelas Alfedri.

Alfedri juga berpesan, jika sudah mendapatkan keuntungan ketika masa panen, jangan lupakan manajemen pertanian. Yang artinya jangan lupa menyisihkan modal untuk masa tanam berikutnya. 

“Jadi kalau sudah dapat keuntungan, jangan dihabiskan semua. Karna jika habis, kita akan bingung untuk melanjutkan modal kedepannya”, pesannya. 

Terkait dengan modal, nanti bisa kita minta bantuan dari pihak lain seperti Baznas, CSR, dan juga dana desa bisa digunakan untuk produk unggulan desa.

Bupati juga mengharapkan masyarakatnya selain giat bertani juga lebih selekstif dalam mengelola sumber keuangan, mengingat masa pandemi saat ini. 

''Masyarakat harus bisa lebih berhemat dan membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan yang paling penting,'' ajak dia.(Advertorial Pemkab Siak)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional