SIAK SRI INDRAPURA (RIAUSKY.COM)– Bupati Siak Alfedri sangat mengapresiasi keberadaan pondok Tahfidz Qur’an Al Qudsy di Kampung Dayun.
Mengajak dan mengajarkan masyarakat, khususnya anak-anak dengan ilmu-ilmu membaca dan menghapal Alquran sungguh sesuatu yang sangat mulai dan banyak faedahnya di kemudian hari.
“Kalo anak-anak kita ini hafal Alquran, kelak merekalah yang akan memakaikan mahkota dan jubbah untuk orang tuanya di surga,'' ungkap Bupati Siak Alfedri saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan pondok Tahfidz Qur’an Al Qudsy di kampong Dayun, kecamatan Dayun, beberapa hari lalu.
Ia menyampaikan, gairah umat untuk menyekolahkan anak-anaknya di pondok-pondok pesantren termasuk di pesantren tahfidz yang ada di seluruh kecamatan di kabupaten Siak.
“Saat ini sudah ada 37 pesantren di kabupaten Siak, dan kebanyakan dari pesantren tersebut tak cukup ruang kelas maupun asrama. Artinya masyarakat semakin banyak untuk menyekolahkan putra-putrinya di pesantren,'' ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, dirinya telah berazam untuk membuat program beasiswa di perguruan tinggi bagi para hafidz dan hafidzah. Kemudian program beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu.
Selanjutnya ia akan mengevaluasi program beasiswa unggulan daerah di sejumlah perguruan tinggi yang ada di pulau Jawa. Kedepan akan dibuat program beasiswa unggulan daerah bagi anak-anak yang kurang mampu.
“Kami akan evaluasi kembali program beasiswa unggulan daerah yang dibatasi sebanyak 50 orang pertahun, kedepan akan ditambah menjadi 100 lebih tapi untuk anak yang kurang mampu” jelasnya.
Bupati berharap semakin banyak anak-anak generasi penerus yang semakin mencintai Al Qur’an. Sehingga dimasa yang akan datang, Siak ini dipimpin oleh seorang Bupati yang hafal Qur’an.
Dalam kesempatan itu, Bupati Siak Alfedri juga tak bosan mengingatkan masyarakat, termasuk pengelola untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, khususnya semasa Pandemi Covid-19 ini. Dia berharap, pandemi ini bisa segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas sebagaimana biasanya.
''Menjaga kasehatan, kebersihan lingkungan penting, khususnya untuk menghindari Covid-19 ini. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan hingga bersih selepas beraktivitas,'' ajak bupati.
Dalam setiap agenda kegiatannya, Bupati Siak Alfedri memang konsisten untuk tetap mengajak dan mensosialisasikan imbauan agar warganya mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.
Bupati Alfedri juga secara konsisten tetap menggunakan masker sepanjang acara yang dilaksanakan. Dia mngingatkan menjaga kesehatan di masa pandemi ini penting mengingat sampai hari ini, belum ada vaksin yang benar-benar sudah teruji untuk mengobati Covid-19.
''Jadi tolong sekali, mari kita bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Mencuci tangan dan kebersihan, menjaga jarak dan gunakan masker saat bepergian,'' ajak Bupati.
Sebelumnya dilaporkan, pondok tahfidz ini diprakarsai oleh ustadz Muhammad Yunus, jumlah santrinya masih dua orang dan menumpang di masjid komplek BOB. Seiring berjalannya waktu pondok tahfidz ini pindah ke masjid Al Irsyad di Kampung Dayun dengan jumlah santrinya sebanyak 30 orang.
Dengan modal awal sebanyak 60 juta rupiah para pengurus berniat membangun sebuah gedung dua lantai untuk para santri. Sejauh ini para santri tidak dipungut biaya dan sudah ada yang hafal 16 juz serta ikut program beasiswa dari Baznas kabupaten Siak.
Tampak hadir anggota Wakil Ketua I DPRD Siak Fairus Ramli beserta anggota dapil Dayun, Camat Dayun Novendra Kasmara, Penghulu Dayun Nasya Nugrik, para Ustadz dan santri serta masyarakat kampung Dayun.(advertorial pemkab siak)
Listrik Indonesia

