JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Vietnam kembali mengalahkan corona (Covid-19). Padahal, negara itu juga sempat terkena serangan kedua virus yang pertama merebak di Wuhan, China tersebut.
Pada akhir Juli, ditemukan 550 kasus corona di wilayah kota Da Nang. Namun saat ini, sudah dua minggu tak ada kasus di negeri itu.
Lalu apa rahasia Vietnam?
Dikutip dari media Australia abc, sejak awal pemerintah Vietnam bertindak cepat dan keras dalam melawan virus. Setelah pertama kali terdeteksi di Januari, penerbangan di dan ke Wuhan dibatalkan.
Pada Maret, hampir semua perbatasan negara ditutup. Pengujian, pelacakan kontak dilakukan dengan agresif termasuk kampanye kesehatan masyarakat dengan cepat dimobilisasi.
"Public buy-in, sangat penting untuk kesuksesan ini," kata Dana Moneter Internasional (IMF) memuji Vietnam saat itu.
"Dari tahap awal, komunikasi tentang virus dan strateginya transparan."
Pemerintah menggunakan berbagai cara kreatif untuk mengomunikasikan pesan tentang gejala corona, cara mencegah dan mengujinya. Termasuk melalui outlet media pemerintah, media sosial, pesan teks dan lagu tentang pentingnya mencuci tangan.
Sudah sejak Maret, masker menjadi hal wajib bagi semua orang di luar ruangan. Tak ada penolakan untuk menggenakan masker.
"Vietnam sangat terbiasa dengan penyakit menular ... telah banyak wabah penyakit menular selama 20 tahun terakhir," kata Guy Thwaites, Direktur Unit Penelitian Klinis Universitas Oxford yang berbasis di Kota Ho Chi Minh.
"Ini bukanlah respons berteknologi tinggi, ini respons yang sangat cepat dan terorganisir dengan sangat baik."
Listrik Indonesia

