Menko Luhut Pandjaitan Optimis Menghimpun Investasi Asing 45 Miliar Dolar, ''Kapan Anda Mau Menghabisin Itu?''

Menko Luhut Pandjaitan  Optimis Menghimpun Investasi Asing 45 Miliar Dolar, ''Kapan Anda Mau Menghabisin Itu?''
Tangkapan Layar talkshow Satu Meja The Forum Kompas Tv dengan tema “Vaksin, Investasi, dan Omnibus Law” yang ditayangkan Rabu (7/10/2020) lalu menghadirkan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan dan pemandu acara Budiman Tanuredjo.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab optimis target Presiden Joko Widodo untuk menarik masuk investasi asing sebesar 20 miliar dolar pasca pengesahan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Dikatakan Luhut  pernyataan presiden itu bukan patut dipertanyakan tentang rasionalitasnya. Tapi memang sangat rasional.

''Bukan soal rasionalitas, memang itu sangat rasional,'' kata Luhut saat menjawab pertanyaan jurnalis senior Harian Kompas, Budiman Tanuredjo. dalam talkshow Satu Meja The Forum “Vaksin, Investasi, dan Omnibus Law” yang ditayangkan Rabu (7/10/2020) lalu. 

Budiman mempertanyakan tentang Pidato presiden Jokowi di acara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalau Omnibus Law ini gol akan ada inflow 20 miliar dolar.

Luhut pun lugas menjawab, ''Misalnya ini soal sovereignity Wealth Fund, itu kan di dalam UU Cipta Kerja,'' ungkap dia.

''Saya kan dapat telpon dari abu Dhabi, saya bicara tadi sama Minister of Energy- nya Abu Dhabi. Dia langsung congratulate nya panjang banget, karena dia yang assist kita juga. Kan hidup ini kan gak bisa kita ngomong sendiri, kita hidup kan berkawan,'' imbuh Luhut lagi.

''Lantas omnibus Law ini akan bisa mendatangkan investasi yang dikatakan 20 miliar dolar?, kapan itu? berapa lama?,'' tanya Budiman lagi.

''Saya kira tidak terlalu lama, Sekarang kita taruh Omnibus Law ini. Kalau pemerintah nanti Cheap in  berapa, mungkin 5 miliar dolar taruh di situ.

IDEA mau, GBIG mau, IDFC mau, MacQuarry mau, Pension Fund dari Kanada dari mana-mana juga ada, paling tidak ada 13 itu sudah mau,'' lanjut dia.

''Kalau kita dapat di Omnibus Law, katakanlah lets says 15 miliar dolar, itu kan kita leverage 3 kali, 45 miliar dolar, kapan anda mau menghabisin itu?,'' tantang Luhut lagi.

Karena itulah, lanjut Luhut, dia menyayangkan kalau ada tokoh-tokoh, anak muda yang melihat UU Omnibus Law ini tidak baik. 

''Saya menyayangkan kalau ada tokoh-tokoh anak-anak  muda kita melihat ini tidak baik, ini yang buat juga anak-anak muda kok di tempat kita ini,'' sambung dia.

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional