PEKANBARU (RIAUSKY.COM) – Pemerintah Provinsi Riau meminta bantuan pemerintah pusat lewat Dirjen Budidaya Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk merehabilitasi ratusan keramba dan tambak ikan yang hanyut akibat bencana banjir di wilayah Kabupaten Kampar.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan dirinya telah menerima laporan dari Dinas Perikanan dan Kelautan tentang rencana pengaduan masalah ini ke pemerintah pusat.
“Baru kemarin malam itu Dinas Perikanan yang datang melapor, minta izin ke Jakarta bertemu Dirjen Budidaya Perikanan KKP membicarakan masalah banjir di Kampar karena memang ada ratusan tambak dan keramba ikan hilang akibat banjir itu,” katanya Rabu (17/2).
Tujuan berangkatnya Dinas Perikanan ke Jakarta kata Andi Rachman, agar bisa mengajukan anggaran rehabilitasi keramba dan tambak itu, lewat anggaran perubahan yang tengah dibahas.
Selain dinas perikanan, pemprov juga telah menginstruksikan kepada dinas terkait seperti pertanian untuk melakukan pendataan secara berkelanjutan terhadap jumlah kerugian banjir yang menyebabkan lahan pertanian gagal panen.
Andi mengatakan secara umum pemda akan melakukan langkah perbaikan lahan dan keramba ikan milik masyarakat setelah proses pendataan dan verifikasi kerugian, selesai dilaksanakan.
“Karena memang bencana banjir ini masih berlanjut, laporan terakhir yang saya terima sekarang banjir sampai di Pelalawan, jadi harapannya laporan kerugian ini bisa segera rampung agar bisa dilakukan langkah rehabilitasi dan perbaikan,” katanya. (R07)
Listrik Indonesia

