Jembatan Mentawai Putus, Harga Sawit di 3 Desa Anjlok, Petani Menjerit

Jembatan Mentawai Putus, Harga Sawit di 3 Desa Anjlok, Petani Menjerit

PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Banjir yang mengakibatkan dua jembatan yaitu jembatan Mentawai dan jembatan Simpang di Kecamatan Rokan IV Koto-Rohul putus masih berdampak pada kehidupan warga di tiga desa di Rohul.

Sebab, akibat jembatan putus harga komoditi masyarakat yakni Tanda Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Desa Banjar Datar dan Cipang Kiri Hilir anjlok hingga Rp 400 perkilogram.

Salah seorang petani sawit mengaku jika mengangkut hasil pertanian seperti TBS kelapa sawit, harus menggunakan boat ke Kelurahan Rokan, sehingga biaya transportasi sangat mahal.

"Kini terus terang pak, harga TBS kepala sawit kini hanya sekitar Rp 400 sampai Rp 500  per Kg, sebab biaya angkutnya harus menggunakan boat ke Kelurahan Rokan," sebut Sulaiman.

Senada disampaikan, Sahrul, dirinya meminta kepada Pemkab Rohul supaya memperhatikan nasib mereka, karena jembatan itu tidak bisa difungsikan. "Kalau bisa karena orang Pemkab Rohul kami nilai sudah tutup mata maka kami minta pihak PU Provinsi Riau supaya memperbaiki jembatan kami, sehingga ekonomi kami berubah dan bisa membiayai anak-anak kami," sebutnya dengan nada sedih.

Ketika hal ini dikonfirmasi dengan Kapolsek Rokan IV Koto AKP Ahmad Yul, membenarkan kalau dua jembatan tersebut, memang mengalami kerusakan akibat hujan deras. "Tapi itu bukan wewenang kita, kita memang tau itu rusak," tuturnya di Ujung Telpon.

Ketika hal ini dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Bina Marga Pengairan  (DBMP) Rohul Arisman, namun sayang tidak ada di kantor dan Hand Phonenya tidak aktif, kemudian coba dikonfirmasi dengan Kepala Bidang Marga Anton, juga tidak ada di kantor dan Hand Phonenya tidak aktif. (R03)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional