PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru dibuka kembali pada 11 Maret 2021, usai terbakar pada Desember 2015. Saat ini, STC sudah mempekerjakan 4.000 orang di Pekanbaru.
Walikota Pekanbaru Firdaus, Minggu (14/3), mengatakan dari 1.900 toko, sekitar 800 toko sudah dibuka di awal peresmian."Dari 800 toko tersebut sudah bisa menampung karyawan 4.000 lebih. Kalau satu karyawan punya tanggung jawab 3 orang. Maka, sudah 16.000 orang hidup dan makan dari STC ini," ujar Walikota.
Dengan dibukanya kembali STC ini, maka lapangan pekerjaan terbuka. Perekonomian juga bergerak. "Kami harapkan bagi toko yang belum dibuka semoga dibuka," harap Firdaus.
Sebenarnya, bangunan STC memang belum selesai semua. Fasilitas penunjang lainnya juga terus digesa seperti gedung parkir.
"Sebagai pusat perdagangan, pedagang grosir dari luar daerah harus bisa terlayani dengan baik. Karena, STC yang diresmikan ulang ini bagian dari rencana aksi pemulihan ekonomi nasional," jelas Firdaus. (PKU/kom)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
STC Mampu Beri Pekerjaan Bagi 4.000 Orang
Redaksi
Ahad, 14 Maret 2021 - 19:52:13 WIB
Wali Kota Pekanbaru, DR Firdaus ST, MT
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi, Pemkab Siak Genjot Kemudahan Perizinan dan Insentif Investor
Selasa, 28 Juli 2026 - 12:36:50 Wib Otonomi
Bupati Herman Pastikan Relokasi Pedagang Pasar Yos Sudarso Berjalan Adil dan Transparan
Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13:35 Wib Otonomi
DLHK Pekanbaru Imbau Warga dan Badan Usaha Tidak Buang Sampah Sembarangan
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:51:28 Wib Otonomi
Segera Diaspal, 450 PKL di Jalan Teratai Diminta Segera Pindah ke Dalam Pasar
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:36:24 Wib Otonomi

