Seperti Kongo, Indonesia Juga Punya Gunung Emas Bahkan Potensinya Lebih Besar, Sayangnya....

Seperti Kongo, Indonesia Juga Punya Gunung Emas Bahkan Potensinya Lebih Besar, Sayangnya....
Penambangan emas di Kongo yang menghebohkan dunia.

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Penemuan gunung emas di Kongo Afrika membuka mata dunia. Negara yang selama ini dikenal miskin dan terus bergolak itu kini dianggap negara kaya raya.

Bayangkan, bila dari sebuah gunung saja, 90 persen tanahnya mengandung emas. Tentu luar biasa.

Hanya saja, negara kaya dengan gunung emas tersebut tak hanya ada di Kongo. Indonesia pun termasuk negara kaya tersebut dengan kekayaan emas di perut buminya. 

Bahkan gunung emas di Indonesia ini memiliki cadangan yang sangat besar. Namun, sayangnya gunung emas ini diambil dan dikelola oleh perusahaan asing selama berpuluh tahun sebelum kemudian diambil alih kembali secara bisnis oleh pemerintah.

Ya gunung emas yang dimaksud ini adalah tambang yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua.

Kepala BKPM Bahlil Lahadia mengatakan, Indonesia merupakan negara kaya namun kekayaan alam di Indonesia bisa saja habis jika tidak dikelola dengan baik. Salah satunya cadangan emas di Freeport bisa habis

"Emas kita luar biasa sekali banyaknya, Freeport sebentar lagi akan habis emasnya," kata Bahlil dalam video virtual, Rabu (3/2/2021).

Kekayaan alam di Papua sampai sekarang belum juga habis. Sumber daya tersebut sudah puluhan tahun dikelola PT Freeport Indonesia. Mulai dari emas, tembaga, perak dan mineral yang ada di wilayah Pegunungan Tengah papua.

Perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua ini awalnya milik asing. Namun kini sudah beralih ke PT Inalum. PT Freeport Indonesia kini memiliki 51,23% saham.

Kepemilikan mayoritas ini akan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat di Bumi Cenderawasih. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan pertambangan di dunia. Pihak tersebut memasarkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas, dan perak ke seluruh dunia.(R04)

Sumber berita: okezone.com

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional