PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menegaskan, pajak yang dibayarkan oleh pengusaha bukanlah uang dari hasil usaha melainkan uang yang dititipkan masyarakat saat berbelanja di tempat usaha bersangkutan.
"Ini perlu kita tegaskan bahwa pajak yang dibayar bukan uang pengusaha, itu uang masyarakat yang dititipkan," ucap Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Rabu (24/3).
Pengusaha, kata dia, mesti memahami jika disaat masyarakat berbelanja di tempat usaha, masyarakat langsung dikenakan pajak. Pajak tersebut kemudian dititip ke pengusaha untuk dilaporkan dan dibayar ke pemerintah kota.
"Jadi ini sering miskomunikasi di lapangan, karena masih ada yang menyangka itu uang mereka (pengusaha)," ungkapnya.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Ami ini berharap para pelaku usaha bisa memahami dan mematuhi aturan berlaku khususnya di bidang perpajakan.
"Dalam pajak ini ada tiga tugas pelaku usaha, yakni pungut, lapor dan setor," tutupnya. (PKU/kom)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Bapenda: Pajak yang Dibayar Bukan Uang Pengusaha
Redaksi
Rabu, 24 Maret 2021 - 20:18:47 WIB
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
DPPPA Kota Dumai Sosialisasikan PUSPAGA dan Kesetaraan Gender di Area Car Free Day Dumai
Ahad, 20 September 2026 - 16:40:18 Wib Otonomi
Plt. Kasatpol PP Kampar Al-Kautsar Turun Langsung Pastikan Kampar Bersepeda Berjalan Aman dan Tertib
Ahad, 20 September 2026 - 15:28:10 Wib Otonomi
Baru Diperbaiki, Pondasi Jembatan Ujung Tanjung Sudah Turun 2-3 Cm
Ahad, 20 September 2026 - 06:04:39 Wib Otonomi
Cegah Karhutla dari Sumbernya, Kasmarni Dorong Pembersihan Lahan dengan Bantuan Alat Berat
Sabtu, 19 September 2026 - 19:14:22 Wib Otonomi

