Serap Aspirasi, Kecamatan Rambah Gelar Musrenbang

Serap Aspirasi, Kecamatan Rambah Gelar Musrenbang

PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), tingkat Kecamatan Rambah, di Kantor Camat Rambah, terungkap masih banyak pembangunan di tengah-tengah masyarakat belum terakomodir dengan signifikan.

 
Dalam kegiatan itu, selain dihadiri Camat Rambah, Ari Gunadi, Anggota DPRD Rohul, Ermiyanti, Mewakili Danramil Rambah, Mewakili Kapolsek Rambah, perwakilan, dinas, badan dan kantor, Ka UPTD Pendidikan, Ka UPDT Pertanian, KUPTD BKP3 Rohul,  para Kepala Desa (Kades) se Kecamatan. Rambah, Anggota BPD  dan lainnya.
 
Kegiatan itu, langsung dibuka Camat Rambah Ari Gunadi, dia berharap agar semua usulan dalam musrenbang ini bisa terkamodir pembangunannya, setidak hal itu yang menyangkut dengan kebutuhan pokok di tengah-tengah masyarakat.
 
Kemudian, Camat Rambah memfasilitasi masing-masing perwakilan Satuan Kerja (Satker), untuk menyampaikan rencana pembangunan di tahun 2016 ini di lingkungan Kecamatan Rambah.
 
Banyak terlihat tanya-jawab dan diskusi antara peserta musyawarah dari utusan desa dengan pihak Satker-satker yang mewakili untuk rencana pembangunan tersebut, langsung dikoordinir Camat Rambah.
 
Camat Rambah, berharap supaya segera APBD Rohul Tahun 2016 segera disahkan, sehingga proses pembangunan bisa berjalan dengan lancar. "Kita usulan kita tersebut bisa ditampung dalam APBD Rohul tahun 2016, sebab hal itu sudah sering diusulkan," paparnya.
 
Selanjutnya, disampaikan, Anggota DPRD Rohul dari Partai Demokrat, Ermiyanti, ketika dirinya koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), mengakui dari 10 item yang diusulkan untuk pembangunan, namun perlu disadari susah untuk merealisasikannya.
 
"Kami tetap mempertahankan Daerah Pemilihan (Dapil) kami, buktinya, alhamdulillah sudah berhasil kita perjuangkan seperti pembangunan SMA 2 sampai sudah jadi, karena saya membidangi pendidikan, kesehatan, rumah sakit, Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Diskoperinda," tutur Ermiyanti.
 
Lanjutnya, banyak kritikan masuk terkait pembangunan di Kota Pasir Pangaraian, kemudian ini sering menjadi perdebatan di DPRD, tentu harus dipahami, pusat ibukota Kabuten Rohul harus lebih bagus dari Kecamatan lainnya, bukan karena Bupati Rohul orang Pasir Pangaraian.
 
"Termasuk yang kita aspirasikan pembangunan Jembatan di Desa Menaming alhamdulillah tahun ini akan diakomodir, memang sebaiknya usulan pembangunan itu, harus dari Musrenbang Desa, dilanjutkan Musrenbang Kecamatan barulah ke tingkat kabupaten," paparnya.
 
Tambahnya, makanya diminta kepada masyarakat supaya selain diusulkan dalam Musrenbang, juga dibuat proposalnya. "Kita juga berharap ketika kami turun reses supaya agenda-agenda pembangunan itu di foto dan diberikan kepada kami sebagai wakil rakyat sehingga bisa kami perjuangkan di DPRD," tutupnya. (Advertorial/R19)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional