PASIRPANGARAIAN (RIAUSKY.COM) - Wakil Kepala (Waka) Polres Rokan Hulu (Rohul) Kompol Indra Setiawan, SIK, M.Hum, menghimbau kepada seluruh jajaran Satuan Lantas Polres Rohul, untuk aktif dalam menertibkan lalu-lintas dan menanamkan tata-tertib berlalulintas kepada masyarakat Rohul.
"Jika petugas aktif dalam menjaga ketertiban lalu lintas, tentunya masyarakat akan lebih paham dalam berlalu lintas, agar paham makanya, petugas harus aktif di lapangan," katanya, Selasa, 1 Maret 2016, saat menjadi pimpinan pada Apel gelar pasukan Operasi Simpatik Siak 2016, di halaman Polres Rohul.
Ia menambahkan, dengan meningkatnya pemahaman masyarakat akan tata tertib berlalu lintas, tentunya akan menekan angka laka-lantas di Rohul, sehingga rasa nyaman dalam berkendaraan akan bisa diwujudkan.
"Saat ini kan kita tahu, masyarakat masih banyak yang belum mengerti, tentang tata tertib berlalu-lintas. Nah untuk itulah, petugas harus bisa aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat pengguna jalan," ucapnya.
Dalam apel gelar pasukan Operasi Simpatik Siak, dirinya membacakan amanat dari Kakorlantas Polri Irjen Drs.Condro Kirono, MM, M.Hum, yang mana, dalam amanatnya setiap satlantas harus membentuk wilayah Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) sebagai kawasan percontohan berlalu lintas yang baik dan tertib.
Lebih lanjut dijelaskanya, dengan adanya KTL masyarakat pengguna jalan pada Kawasan Tertib Lalulintas tersebut benar-benar mentaati aturan berlalu lintas.
Kompol Indra menjelaskan, KTL ini diharapkan bisa menjadi kawasan yang benar-benar menjadi contoh dalam berlalu lintas, dengan begitu masyarakat akan menjadi disiplin dan taat akan peraturan di jalan raya.
Masih ditempat yang sama, Kasat lantas Polres Rohul AKP. Amru Hutauruk menjelaskan, untuk kawasan KTL pihaknya masih menetapkan di kota Pasirpangaraian, dengan kawasan mulai dari Taman Kota hingga KM 4.
"Untuk percontohan dan kawasan KTL masih di situ dulu. Dan di kawasan ini, kita akan aktif dalam menertibkan lalu lintas," jelasnya.
Untuk tema, pada Ops Simpatik 2016,yakni, Revitalisasi penerapan kawasan-kawasan tertib lalulintas, guna menetapkan lokasi penggal jalan yang tertib marka, rambu parkir serta pengguna jalan dalam rangka kamseltibcarlantas.
Sedangkan untuk anggota, pihaknya menurunkan sekira 60 anggota untuk, aktif dalam memantau ketertiban di KTL. Diharapkan semua petugas bisa aktif dalam memberikan pemahaman dalam berkendaraan kepada masyarakat.
"Operasi Simpatik sendiri sudah mulai dari sekarang yakni, 1 hingga 21 Maret. Jika pengendara melanggar lalu lintas saksi tegas kita lakukan tilang," pungkasnya. (R19)
Listrik Indonesia

