TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM) Turap penahan tebing Desa Titian Modang ( TTM ) kopah yang menjadi jalan perekonomian masyarakat terancam roboh, akibat terjangan air Sungai Geringging yang deras.
Mengantisipasi kerusakan yang lebih parah akibat aberasi tersebut, warga setempat melakukan gotong royong.
Hal itu dikatakan Kepala Desa Titian Modang Kopah Nasrun, saat dijumpai riausky.com di TTM. Selasa,( 01/02/2022).
Disebutkan dia, turap penahan tebing yang nyaris roboh diterjang air yang deras saat ini perlu perhatian pemerintah kabupaten Kuantan Singingi.
Apalagi jalan yang mulai rusak parah tersebut merupakan jalan perekonomian masyarakat kenegerian kopah, jadi ini sangat disayangkan jika jalan ini sempat putus, maka masyarakat yang hendak melakukan aktifitas untuk pergi kekebunnya akan terhalang dan bahkan tidak bisa dilewati.
Ditambahkannya, jika turap ini roboh maka Box culvert pun akan ikut roboh diterjang banjir.
Karena itulah, sebut dia, kepala desa TTM Nasrun dan masyarakatnya berinisiatif untuk melakukan gotong royong, demi mengatasi terjangan air yang deras terhadap turap tersebut.
''Namun ini sifatnya hanya mengantisipasi sementara, agar turap dan box culvert ini tidak roboh saat diterjang banjir kedepannya. menjelang ada tindakan dari pemerintahan Kabupaten,'' imbuh dia.
Nasrun berharap kepada pemerintah dan Dinas PUPR Kuansing untuk dilakukan perbaikan terhadap jalan ini, sebelum benar-benar putus.
Nasrun menambahkan, terakhir, pembangunan turap tersebut dilakukan pada tahun 2014 yang lalu. Ini tergolong baru sejak dibangunnya, namun tidak bisa di prediksi untuk ketahanannya, karena di aliran sungai Geringging ini, airnya sangat deras dan bahkan meluap hingga ke Aspal.
Terlebihnya lagi jika kondisi airnya meluap ke aspal, sehingga para pengguna jalan dengan menggunakan sepeda motornya terancam tidak bisa melewati banjir tersebut.
Plt. Kepala Dinas PUPR kabupaten Kuantan Singingi Ade Fahrel saat dihubungi melalui via Whatsapp merespon segera. Pihaknya akan melakukan peninjauan terhadap jalan yang rusak itu,
''Segera kami turunkan personel untuk mengecek turapnya,'' ujar Ade Fahrel.(R12)
Listrik Indonesia

