20 Warga Diamankan Polisi Pasca Bentrok dengan PT Rimba Lazuardi

20 Warga  Diamankan Polisi Pasca Bentrok dengan PT Rimba Lazuardi
Kondisi pasca bentrok antara warga dengan PT Rimba Lazuardi. Foto Datariau.com
RENGAT (RIAUSKY.COM)- Aksi demo berbuntut bentrok antara warga warga desa Pesajian, desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu dan Desa Sitiang Kecamatan Lubuk Jambi Kabupaten Kuansing dengan PT Rimba Lazuardi berbuntut panjang. Sebanyak 20 orang warga dilaporkan diamankan oleh aparat kepolisian. 
 
Sementara itu, di pemukiman warga, pasca bentrok, suasana di Desa Batang Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu sangat mencekam, sebagaian warga takut beraktifitas  keluar rumah. Kondisi ini terjadi sejak Rabu (16/3/2016) sore kemarin.
 
Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo SIk melalui Kasubag Humas Polres Inhu AKP M Ari Surya Santoso SH, saat dikonfirmasi ulang terkait bentrok warga desa Pesajian, desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu dan Desa Sitiang Kecamatan Lubuk Jambi Kabupaten Kuansing dengan PT Rimba Lazuardi mengatakan, saat ini sekitar 20 warga untuk sementara diamankan.
 
"Saat ini 20 warga kita amankan untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut, dan saat ini mereka masih dalam perjalanan menuju ke Polres Inhu," terangnya seperti dilansir dari datariau, Kamis (17/3/2016).
 
Menurutnya, atas bentrok yang berakibat kendaraan operasional, alat berat hingga camp PT Rimba Lazuardi dibakar massa dan security dianiaya, kemungkinan besar nantinya bisa lebih dari 20 orang warga yang akan dimintai keterangan sebagai saksi.
 
"Ke 20 orang tersebut diduga terlibat atas kejadian pengrusakan beberapa alat berat dan camp milik perusahan," paparnya.
 
Saat disinggung mengenai ada tidak pihak dari PT Rimba Lazuardi diamankan atau ditangkap dalam perstiwa tersebut, M Ari Surya menjelaskan untuk sementara ini pihak dari perusahan PT Rimba Lazuardi belum ada yang diamankan, namun besar kemungkinan pasti ada.
 
"Untuk nama-nama warga yang diamankan saat ini kita belum dapatkan, karena mereka masih dalam perjalanan," singkatnya.(R01/drc) 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional