Diduga Aniaya dan Ancam Pacar Pakai Parang, Pelajar SMA Di Bagan Sinembah Diamankan Polisi

Diduga  Aniaya dan Ancam Pacar Pakai Parang, Pelajar SMA Di Bagan Sinembah Diamankan Polisi

BAGANSINEMBAH (RIAUSKY.COM)- Tim opsnal Satreskrim Polsek Bagan Sinembah mengamankan seorang pelajar Sekolah Menengah Amum (SMA) berinisial RS (16). 

Dia diduga telah melakukan tindakan pidana penganiayaan terhadap pacarnya R (16). 

Selain melakukan pemukulan, tersangka RS juga melakukan pengancaman dengan mengunakan sebilah parang.

Informasi yang diperoleh dari Mapolres Rohil, bahwa penganiayaan tersebut terjadi pada Ahad (27/2/2022) yang lalu. 

Tepatnya di lapangan bola takraw Jalan Sunan Gunung Jati Kelurahan Bagan Sinembah Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil.

Akibat dari tindakan kekerasan yang dilakukan, R mengalami luka lebam di mata sebelah kirinya.

"Ya benar, bahwa RS diamankan di Mapolsek Bagan Sinembah pada Rabu (2/3/22) kemarin. Diduga tersangka telah melakukan tidak pidana kekerasan terhadap R yang tidak lain ada pacarnya" kata Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto  saat dikonfirmasi Jumat (4/3/22) melalui kasubag humas Akp Juliandi.

Selain mengamankan tersangka, tim opsnal satreskrim Polsek Bagan Sinembah juga berhasil mengamankan sebilah parang yang diduga digunakan pelaku untuk mengancam korban.

"Dari keterangan korban kepada petugas kepolisian, tersangka melakukan pemukulan sebanyak lima kali disertai ancaman dengan mengunakan sebilah parang. Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di sebelah mata kirinya. 

Kasus diterungkap, setelah guru sekolah korban melihat ada luka lebam di mata anak didiknya. Lalu gurunya bertanya kepada R, kenapa mata mu nak, tanya sang guru. 

Korban pun menceritakan, apa yang telah terjadi pada dirinya.

Setelah mendengar cerita dari anak didiknya, sang guru bersama korban mendatangi ayah kandungnya berinisial RH  (44) yang Jalan Jendral Ahmad Yani Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.

''Tidak terima anak perempuannya di pukuli, RH bersama sang guru mendampingi korban membuat laporan di pihak kepolisian," ungkap Juliandi.(R15)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional