PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Sudah memasuki pertengahan bulan Juli, ternyata realisasi fisik anggaran pada APBD Kota Pekanbaru masih di bawah 50 persen.
Situasi itu menimbulkan kekhawatiran Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun bahwa kegiatan yang sudah dianggarkan tidak bisa direalisasikan sepenuhnya hingga menjelang akhir tahun 2022 ini.
Karena itulah, dia mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa melakukan percepatan realisasi fisik APBD Pekanbaru tahun anggaran 2022 dalam rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan triwulan II Tahun Anggaran 2022 yang digelar Senin (18/7/2022) sore.
"Seharusnya sudah mencapai 50 persen, maka kita dorong OPD lakukan percepatan realisasi fisik tahun ini," tegas dia saat memimpin rapat yang juga dihadiri Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil di Ruang Multi Media MPP Pekanbaru.
Muflihun menegaskan dia tidak ingin bahwa realisasi fisik belum tuntas hingga penghujung tahun. Karena itulah, Ia mendorong seluruh OPD bisa menuntaskan program yang sudah ada.
Muflihun menegaskan bahwa anggaran yang sudah ada bisa direalisasikan. Ia menegaskan agar anggaran tersebut bisa terealisasi hingga akhir tahun nanti.
Dirinya menilai secara umum masih banyak OPD yang nilai realisasi fisiknya rendah. Ia mengaku bakal mengevaluasi kinerja para kepala OPD yang masih rendah capaian realisasi fisik.
"Ada kendala ya sampaikan, jangan sampai nanti tidak terealisasi hingga akhir tahun anggaran," tegasnya.(R06)
Listrik Indonesia

