PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru mengadakan donor darah, Selasa (9/8/2022).
Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, 9-10 Agustus 2022 ini mengusung tagline “Ayo Donor Darah! Sekantung Darah untuk Selamatkan Jiwa”.
Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal, Asral Mashuri menjelaskan kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh BMPD Pekanbaru Riau.
Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan donor darah yang kedua kali, dimana penyelenggaraan pertama telah dilaksanakan pada tangal 7-8 Februari 2022 lalu.
"Melalui kegiatan donor darah ini, diharapkan dapat diperoleh 300 (tiga ratus) kantong darah yang disumbangkan oleh partisipan pegawai perbankan di wilayah Pekanbaru," sebutnya.
Darah memiliki fungsi penting bagi manusia, baik untuk mengangkut dan mendistribusikan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, juga mengangkut sari-sari makanan dari usus ke jaringan tubuh, mengatur dan mengontrol temperatur tubuh, hingga mengatur distribusi hormon. Apabila tubuh seseorang mengalami kekurangan darah karena berbagai sebab, akan sangat berisiko bagi keselamatan jiwa orang bersangkutan.
"Oleh sebab itu, dibutuhkan ketersediaan stok darah melalui kegiatan donor darah untuk mengantisipasi permintaan darah pada kondisi darurat seperti korban kecelakaan atau operasi, transplantasi organ, kanker, anemia, penyakit sel sabit, thalassemia, dan hemofilia. Selain bermanfaat bagi sang penerima (resipien), donor darah juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi pendonor yang rutin. "
Sementara itu, Yusrizal, Sekretaris PMI Kota Pekanbaru menjelaskan kebutuhan akan darah di Pekanbaru mencapai 9 ribu kantong setiap bulannya. Sementara PMI saat ini hanya mengumpulkan 4-6 ribu kantong darah saja.
"Apalagi saat pandemi kemaren, ada penurunan yang signifikan, PMI hanya mampu mengumpulkan sekitar 2 ribu kantor saja," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, PMI optimis bisa memenuhi kebutuhan akan darah di Pekanbaru khususnya. Dia mengajak warga rutin mendonorkan darahnya. "Silakan datang ke Markas PMI Pekanbaru," ajaknya.
Sementara itu, Budi Dharma, Pimpinan Bank Mayapada Pekanbaru bercerita tentang dirinya yang kini jadi pendonor rutin di PMI Pekanbaru, menurut dia ada begitu banyak manfaat yang bisa dirasakan.
"Kalau dulunya saya donor darah lengkap 2 bulan sekali, sekarang saya pendonor darah apheresis, rutin setiap dua minggu dan manfaatnya lebih saya rasakan, yang pasti enak makan, enak tidur," ujarnya.
Sebagai catatan, bagi orang yang melakukan donor darah, tubuhnya akan mengalami pergantian volume darah dalam waktu 48 jam setelah donor, dan semua sel darah merah yang hilang akan diganti dalam waktu empat sampai delapan minggu dengan sel-sel darah merah yang baru.
Proses pembentukan sel-sel darah merah yang baru akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebh efisien dan produktif.
Lebih dari itu, manfaat rutin melakukan donor darah menurut penelitian adalah:
1) Menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah,
2) Menurunkan risiko kanker,
3) Membantu menurunkan berat,
4) Mendeteksi penyakit serius, dan
5) Membantu lebih sehat secara psikologis dan panjang umur.
Syarat untuk melakukan donor darah adalah:
1) sehat jasmani dan rohani;
2) Usia 17 sampai dengan 65 tahun;
3) Berat badan minimal 45 kg;
4) Tekanan darah sistole 100 - 170 diastole 70 – 100;
5) Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%; dan
6) Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya. (*)

