TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Jajaran Komisi III DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan peninjauan kerusakan jalan akibat amblas yang menghubungkan Desa Pembatang dan Banjar Lopak, Kecamatan Pangean, Selasa (27/9/2022).
Rombongan Komisi III DPRD Kuansing turun didampingi jajaran Dinas PUPR maupun Kepala Desa Bandar Lopak maupun Pembatang.
Dalam penjelasannya disela peninjauan, Ketua Komisi III, Romi Alfisah Putra mengungkapkan, kondisi jalan yang amblas ini cukup mengkhawatirkan.
Ditakutkan, bila lambat ditangani, akan menyebabkan akses transportasi kendaraan yang menghubungkan kedua wilayah ini terputus, khususnya untuk petanian warga.
Karena itulah, pihaknya pada kesempatan itu meminta jajaran PUPR Kuansing untuk segera melakukan perbaikan apakah berupa gorong-gorong ataupun box culvert.
''Kondisi jalan yang amblas ini cukup mengkhawatirkan, untuk mengantisipasi gangguan pada aktivitas warga, DPRD sudah meminta kepada PUPR untuk melakukan perbaikan secepat mungkin,'' ungkap Romi yang pada kesempatan itu didampingi anggota Komisi III Syafril, ST, Naswan, SE, Jhonson Sihombing, Jepriadi, Hengki Rustop, S.Sos, Mahmudi, S.IP, Kades Banjar Lopak, Tokoh Masyarakat Desa Pembatang.
Sementara itu, pihak PUPR Kuansing yang diwakili Kabid Bina Marga, Pebri mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat laporan amblasnya jalan penghubung ini pada, Ahad (25/9).
"Kemarin, Senin (26/9/2022) tim kita sudah turun untuk mengukur dan menghitung kebutuhan untuk perbaikan dan langsung memesan gorong-gorong untuk penangannya," ucap Pebri.
"Gorong-gorong yang kita pesan tentu sesuai dengan mutu dan standar PUPR, sudah kita pesan dan menunggu umurnya untuk dilakukan pemasangan," terang pebri lebih lanjut.
Pebri juga menambahkan, jika dalam waktu dekat jalan penghubung ini amblas akibat tingkat curah hujan yang tinggi dan tak dapat dilalui, pihaknya siap langsung turun melakukan perbaikan.
''Kami mengharapkan informasi warga, bila ada kendala dalam ketersediaan infrastruktur untuk melaporkan segera, dan jajaran Dinas PUPR Kuansing akan dengan tanggap melakukan upaya perbaikan,'' ungkapnya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, sempat ramai menjadi perbincangan tentang kerusakan badan jalan penghubung Kecamatan Pangean-Benai di Desa Pembatang Kecamatan Pangean.
Badan jalan tersebut dilaporkan amblas sekitar tanggal 22 Septeber 2022 yang disebabkan tingginya curah hujan yang menyebabkan badan jalan longsor.(R12)
Listrik Indonesia

