PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kota Pekanbaru masih memprioritaskan tiga program jelang akhir tahun ini. Tiga program tersebut antara lain, penanganan banjir, sampah, dan jalan rusak.
"Menjelang akhir tahun ini, kami lebih kepada penanganan banjir dan sampah serta perbaikan jalan. Tiga program ini menjadi prioritas kami," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil, Senin (24/10).
Tiga program ini tetap dijalankan seperti awal jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Muflihun. Sedangkan program lain akan diatur kembali dalam APBD 2023.
"Tahun depan, kami atur lagi program berikutnya," ucap Jamil.
Diberitakan sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun telah memulai aktivitasnya di hari pertama. Seluruh jajaran Pemko Pekanbaru dikumpulkan guna membahas hal-hal yang menjadi prioritas dituntaskan sesegera mungkin.
Di hari pertama, Muflihun dengan jajaran Pemko Pekanbaru langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan urusan pemerintah daerah di aula pertemuan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (24/5). Dalam rapat tersebut, Muflihun mengingatkan agara jajaran Pemko berkomitmen untuk memajukan Pekanbaru ke arah yang lebih baik.
"Ada delapan poin yang menjadi prioritas penting untuk dibenahi, antara lain penuntasan masalah banjir, perbaikan jalan, persampahan, tunjangan kinerja (tukin) ASN, insentif ketua RT-RW, penerangan jalan, penataan pasar tradisional dan lain sebagainya. Namun yang lebih penting itu masalah jalan rusak, banjir dan sampah," tegasnya.
Permasalahan banjir, jalan rusak dan sampah perlu dituntaskan sesegera mungkin. Ia juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Riau terkait permasalahan jalan rusak.
"Saya tak mau lagi masyarakat mengeluhkan sampah, banjir, dan jalan rusak. Segera kita akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait beserta camat dan lurah untuk mendeteksi masalah ini," ucap Muflihun.
Jajaran Pemko Pekanbaru harus mencari tahu penyebabnya dan segera diselesaikan. Karena, persoalan sampah, banjir, dan jalan rusak menjadi perhatian gubernur Riau.
"Saya minta dukungan dan kerja samanya menuntaskan permasalahan tersebut. Intinya, saya ingin membawa Kota Pekanbaru ke arah yang lebih baik," sebut Muflihun.
Di samping itu, ia juga ingin Adipura direbut kembali seperti saat menjabat sebagai camat Sukajadi pada 2009. Kebersihan Kota Pekanbaru adalah prioritas pemerintah daerah kala itu.
Kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil menyatakan bahwa ia segera membahas permasalahan banjir, sampah, dan jalan rusak dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).(R03)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Ini Tiga Prioritas Program Pemko Pekanbaru Hingga Akhir Tahun....
Redaksi
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:57:03 WIB
Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Percepatan Transformasi Digital, Layanan Publik Diintegrasikan dalam Super App Pekanbaru Aman
Jumat, 17 Juli 2026 - 17:42:50 Wib Otonomi
Agung Ajak Pejabat Kota Sering-sering Gunakan Sepeda Motor
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:33:28 Wib Otonomi
Perpres Nomor 37 Tahun 2026 Perluas Cakupan Ekonomi Kreatif Jadi 21 Subsektor
Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00:32 Wib Otonomi
Pemkab Bengkalis Buka Peluang Pendapatan Negara Lewat Ekspor Hasil laut dan Perkebunan
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:27:15 Wib Otonomi

