PEKANBARU (RIAUSKy.COM) - Proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pekanbaru hampir rampung. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Pemko Pekanbaru segera membuat regulasi yang mendukung penggunaan air bersih dari PDAM Tirta Siak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di kawasan pengolahan air bersih PDAM Tirta Siak, Rabu (2/11), mengatakan, proyek KPBU SPAM Pekanbaru ini sebentar lagi selesai. Hal yang paling penting adalah meningkatkan pelanggan air bersih PDAM.
"Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kemen PUPR Herry meminta kami untuk membuat regulasi yang bisa mendukung penggunaan air PDAM. Salah satunya regulasi terkait pembuatan sumur tanah oleh warga," ujarnya.
Sebab, sumur tanah itu ada pajak air tanahnya. Sementara, PDAM Tirta Siak memiliki infrastuktur membuat jaringan pipa yang langsung ke rumah-rumah warga.
"Kami diminta mengkaji kemungkinan-kemungkinan bagaimana membuat percepatan penggunaan air oleh masyarakat," ungkap Indra Pomi.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna di Pengolahan Air Minum PDAM Tirta Siak, Rabu (2/11/2022), mengatakan, pengolahan air bersih ini merupakan hasil Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha/KPBU (antara PT PP Tirta Madani dengan PDAM Tirta Siak Pekanbaru). KPBU Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pekanbaru sudah Commercial on Date/COD (dimulainya pendistribusian air) pada akhir September 2022.
"Prosesnya sedang berjalan. Banyak hal yang haru kami siapkan," ujarnya.
Sehingga, KPBU SPAM Pekanbaru ini bisa beroperasi penuh pada waktunya. Saat ini, hanya tahap pertama yang beroperasi.
Permasalah di lapangan sudah dikoordinasikan dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) Kementerian PUPR Sahril sesuai dengan kewenangannya. Di Pekanbaru, baru KPBU SPAM ini yang sudah beroperasi.
"Saya mendorong agar pengoperasiannya bisa lebih cepat. Saya juga mendorong PDAM (Tirta Siak) agar penetrasi pelanggannya bisa lebih tinggi dengan memanfaatkan fasilitas KPBU SPAM," tutur Herry.
Air olahan SPAM ini cukup bagus, kualitasnya baik. Kuantitasnya juga memadai. "Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Dari pada beli air kemasan mahal-mahal. Saya lebih mendorong agar fasilitas ini dimanfaatkan dengan maksimal," ucap Herry.
Tantangannya PDAM Tirta Siak adalah melakukan ekspansi. Sehingga, seluruh masyarakat Pekanbaru bisa menikmati air minum perpipaan yang bersih, sehat, dan bisa diminum.
Sebagaimana diketahui, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry meninjau lokasi pengolahan air bersih PDAM Tirta Siak Pekanbaru di Jalan Kayu Manis, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun juga hadir di lokasi.
Kemudian, rapat digelar di ruang pertemuan kantor baru PDAM Tirta Siak di lokasi itu. Berbagai hal dibahas terkait pengolahan air bersih, termasuk koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera III Kemen PUPR. (R03)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Proyek KPBU SPAM Pekanbaru Hampir Selesai
Redaksi
Kamis, 03 November 2022 - 18:14:48 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Percepatan Transformasi Digital, Layanan Publik Diintegrasikan dalam Super App Pekanbaru Aman
Jumat, 17 Juli 2026 - 17:42:50 Wib Otonomi
Agung Ajak Pejabat Kota Sering-sering Gunakan Sepeda Motor
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:33:28 Wib Otonomi
Perpres Nomor 37 Tahun 2026 Perluas Cakupan Ekonomi Kreatif Jadi 21 Subsektor
Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00:32 Wib Otonomi
Pemkab Bengkalis Buka Peluang Pendapatan Negara Lewat Ekspor Hasil laut dan Perkebunan
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:27:15 Wib Otonomi

