PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Aplikasi Sistem Integrasi Pembangunan Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Sipuan Penari) milik Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru resmi diluncurkan, Rabu (9/11). Aplikasi ini memuat data Pertanian dan jumlah kelompok tani yang tersebar di Pekanbaru.
"Hari ini, kami meluncurkan aplikasi yang telah dibuat dinamakan Sipuan Penari. Aplikasi ini memuat data kondisi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan berupa foto kondisi lahan, foto kondisi pengembangan lahan, dan data statistik yang dihubungkan dengan peta," kata Kepala Distankan Pekanbaru Muhammad Firdaus, Rabu (9/11).
Dengan peta ini dapat diketahui pembangunan pertanian serta potensinya. Saat peta dibuka, maka akan terlihat lokasi perkebunan jagung, perkebunan durian, kolam ikan, dan peternakan.
"Semuanya terangkum dalam peta itu. Di beranda aplikasi ini terdapat jumlah kelompok tani dan kelompok usaha bersama (KUB)," ungkap Firdaus.
Saat ini, wilayah Kecamatan Rumbai sangat berpotensi ditanam tanaman pangan dan holtikultura serta peternakan. Wilayah yang paling dominan untuk sektor perikanan adalah Kecamatan Rumbai Barat adalah Perikanan. Sedangkan Kecamatan Rumbai Timur, lahan terbanyak berupa tanaman pangan dan perkebunan. (R05)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Resmi Diluncurkan, Aplikasi Sipuan Penari Berisi Data Pertanian dan Jumlah Kelompok Tani
Redaksi
Kamis, 10 November 2022 - 10:56:23 WIB
Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru meluncurkan plikasi Sistem Integrasi Pembangunan Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Sipuan Penari)
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Perpres Nomor 37 Tahun 2026 Perluas Cakupan Ekonomi Kreatif Jadi 21 Subsektor
Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00:32 Wib Otonomi
Pemkab Bengkalis Buka Peluang Pendapatan Negara Lewat Ekspor Hasil laut dan Perkebunan
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:27:15 Wib Otonomi
Pemkab Meranti Ajukan Pembangunan Techno Park dan BLK pada Kementerian Ketenagakerjaan
Jumat, 17 Juli 2026 - 06:14:37 Wib Otonomi
Kolaborasi Kukerta Unri bersama LPS dan Karang Taruna Buat Trash Barrier di Bumi Ayu
Jumat, 17 Juli 2026 - 05:48:23 Wib Otonomi

