SIAK (RIAUSKY.COM)- PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyelenggarakan pelatihan penggunaan alat kesehatan dan integrasi pelayanan kesehatan primer untuk 8 puskesmas di Kabupaten Siak, Rabu (20/12/2023).
Kegiatan yang digelar di Halaman Puskesmas Kecamatan Siak ini dibuka langsung Bupati Siak Alfedri dan dihadiri perwakilan dari beberapa direktorat di lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.Direktorat Takelmas Kemenkes RI Chandra Rudyanto, Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI Syahrul Effendi, Direktorat Promkes & PM Kemenkes RI Heni Rudiyanti, Direktorat Promkes & PM Kemenkes RI Made Diah, juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Benny Chairuddin.
Stake Holder Relations Senior Manager PT RAPP Wan Jack Mohammad Anza mengatakan bersama dengan Kementerian Kesehatan, PT RAPP bekerjasama untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Kesehatan.
Melalui penguatan Kualitas dan Kapasitas Puskesmas sehingga dapat memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"Oleh karena itu, untuk menekan risiko kematian dini, ibu bersalin dan bayi baru lahir serta deteksi dini resiko stunting, PT RAPP berkomitmen untuk melengkapi alat kesehatan yang diperlukan, dan memastikan kelengkapan kapasitas medis serta memonitoring kegunaan serta melihat dampak dari ketersediaan alat tersebut", jelas Wan Jack.
Dari 15 puskesmas, 8 Puskesmas se-Kabupaten akan menjadi Mitra Program Kesehatan.
Bantuan alat kesehatan tersebut merupakan kebutuhan alat kesehatan yang paling mendasar dan telah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan serta telah diversifikasi oleh Kementerian Kesehatan RI, untuk memastikan standar dan kesesuaian alat kesehatan, dan diiringi dengan pelatihan penggunaan alat tersebut.
"Alat yang akan dibantu tersebut sebanyak 22 jenis dengan total item 222 alat kesehatan khususnya untuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Yang akan diserahkan untuk 8 Puskesmas yakni Puskesmas Dayun, Puskesmas Sungai Apit, Puskesmas Mengkapan, Puskesmas Sungai Mandau, Puskesmas Kerinci Kanan, Puskesmas Lubuk Dalam, Puskesmas Siak dan Puskesmas Koto Gasib,'' kata dia.
''Dengan begitu, diharapkan Puskesmas bisa menjadi ujung tombak utama dari sistem kesehatan dalam menjangkau dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat", ungkap Wan Jakh.
Selanjutnya, Bupati Siak Alfedri dalam arahannya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada PT RAPP yang telah memberikan bantuan berupa 22 Jenis alat kesehatan, untuk 8 Kecamatan se-Kabupaten Siak, sekaligus pelatihan penggunaan alat kesehatan bagi tenaga medis.
"Bantuan alat Kesehatan ini sangat diperlukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang kesehatan, guna menjamin kesehatan masyarakat Kabupaten Siak khususnya bagi kesehatan Ibu dan Anak", ucap Alfedri.
Selain alat Kesehatan ataupun Medis, tambah Alfedri, Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat mendukung untuk meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan kepada masyarakat.
"Kalau alat dah bagus tapi petugas atau SDM nya kurang, sama aja tidak mendukung. Oleh karena itu ditahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Siak mengangkat sekitar 500 orang tenaga kesehatan dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Yang akan di tempatkan sesuai dengan kebutuhan di seluruh puskesmas dan rumah sakit Type D se-Kabupaten Siak", jelasnya.
Dengan adanya alat medis bantuan dari PT RAPP tersebut, Bupati Alfedri berharap Pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang Kesehatan terus meningkat.
"Dengan bantuan alat dan pelatihan penggunaan alat ini, saya berharap pelayan kita kepada masyarakat di bidang kesehatan terus meningkat dan juga angka Stunting di Kabupaten Siak bisa terus turun dan di antisipasi sejak dini. Saya ucapkan terimakasih kembali kepada PT RAPP atas bantuan Alat Medis ini", harap Alfedri.(R08)
Listrik Indonesia

