PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru mengajukan permintaan bantuan penyaluran beras cadangan pangan daerah kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk membantu korban terdampak banjir di Kota Pekanbaru.
Pengajuan permintaan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru H. Maisisco selepas menyerahkan bantuan beras cadangan pangan kota Pekanbaru kepada pemerintah Kecamatan Rumbai di Rumbai, Jumat (26/01/2024) petang lalu di Rumbai.
''Kita sudah mengajukan surat kepada Pemprov Riau untuk bisa mendapatkan bantuan alokasi beras cadangan pangan bagi warga terdampak banjir di Kota Pekanbaru. Suratnya sudah diterima, jadi kita tunggu untuk selanjutnya bisa kembali kita salurkan kepada warga terdampak,'' kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, H. Maisisco.
''Sudah-sudah kita ajukan, sesuai dengan jumlah warga yang terdata. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi dan kembali kita salurkan,'' jelas dia lagi.
Maisisco juga menjelaskan, adapun bantuan cadangan beras pemerintah daerah yang disalurkan utuk tahap pertama merupakan cadangan milik Pemko Pekanbaru.
''Total Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD) Kota Pekanbaru itu adanya sebanyak 21 ton. Dan sudah kita keluarkan sebanyak 10 ton. Memang tidak semua bisa kita keluarkan, karena ini sifatnya cadangan daerah,'' kata dia.
Jumlah tersebut, lanjut Maisisco kalau mengacu dari data yang diberikan pemerintah kecamatan, memang masih belum bisa memenuhi semua warga terdampak banjir.
''Karena itulah, kita ajukan permintaan kepada Pemprov Riau,'' kata dia.
Tentang berapa banyak yang akan diberikan oleh Pemprov Riau, Maisisco menjelaskan pihaknya juga masih menunggu. Tapi, pastinya, penerima bantuan ini didata secara administratif, sehingga penerima bantuan itu nantinya memang mengacu data yang diterima dari RT/RW juga kelurahan dan kecamatan setempat.
Sementara itu, dari rapat yang dilaksanakan beberapa wktu lalu, setidaknya, jumlah warga terdampak yang terdata untuk di Kecamatan Rumbai saja lebih dari 2.000 kepala keluarga.(R04)
Listrik Indonesia

