PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Provinsi Riau menyetujui usulan pengajuan penyaluran beras cadangan pemerintah untuk korban pasca banjir di Kota Pekanbaru.
Konfirmasi bantuan tersebut dibenarkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, H. Maisisco saat ditemui, Selasa (30/1/2024).
Dijelaskan Maisisco, persetujuan tersebut sudah dikonfirmasi melalui Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau. ''Kemarin kami sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, dan beliau menjelaskan kalau untuk surat permohonan dari Pemko Pekanbaru sudah disetujui, dimana Pemprov mengalokasikan bantuan sebanyak 10 ton beras,'' jelas Maisisco.
Saat ini, beras tersebut tengah dipersiapkan untuk pengemasan dan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir yang belum menerima bantuan.
''Untuk datanya, kita berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan yang wilayahnya terdampak. Dan ini juga sudah kita laporkan kepada Pj. Wali Kota melalui Sekretaris daerah. Insya Allah, dalam waktu dekat segera bisa kita salurkan,'' lanjut kepala dinas yang pernah menjabat selaku Penjabat Sekretaris DPRD Pekanbaru ini.
Adapun bantuan sebanyak 10 ton ini, nantinya akan diperuntukkan bagi 1.000 kepala keluarga terdampak. Masing-masing kepala keluarga yang terdata akan mendapatkan bantuan sebanyak 10 kilogram beras. ''Saat ini kita masih koordinasi dengan camat dan lurah,'' ungkap Maisisco.
Rencananya penyaluran bantuan beras cadangan pangan kepada korban pasca banjir di Pekanbaru ini akan dihadiri Gubernur Riau Edy Natar Nasution juga Pj. Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
''Info yang kita terima, penyalurannya nanti akan langsung dihadiri Gubernur Riau Bapak Edy Natar Nasution juga Bapak Pj. Wali Kota Muflihun,'' singkat dia.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya, pada Ahad (28/1/2024) petang, Pemerintah Kota Pekanbaru langsung dipimpin Pj. Wali Kota Muflihun dan Sekda Indra Pomi Nasution didampingi sejumlah pejabat dinas juga telah menyalurkan sebanyak 10 ton bantuan beras bersumber dari cadangan pangan pemerintah Kota Pekanbaru untuk warga terdampak banjir di Jalan Nelayan, Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai.
Pj. Wali Kota berharap, dengan bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.
Warga penerima pun mengaku senang mendapatkan perhatian dari pemerintah Kota Pekanbaru, mengingat musibah banjir yang terjadi berlangsung dalam durasi cukup lama, bahkan berkisar 1 bulan.
Dalam peninjuan yang dilakukan Pj. Wali Kota, masih ada beberapa lokasi termasuk fasilitas umum seperti masjid juga permukiman masyarakat yang terendam banjir dikarenakan meluapnya permukaan air Sungai Siak.(R04)
Listrik Indonesia

