PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ribuan warga Kota Pekanbaru menikmati momen pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama yang dilaksanakan Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru dalam rangka HUT TVRI ke-62, Sabtu (3/8/2024) pagi.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor TVRI di Jalan Durian Pekanbaru tersebut, ribuan warga tumpah ruah berbelanja membeli sejumlah kebutuhan pangan keluarga yang diperlukan.
Dari pantauan riausky.com di lapangan, begitu membeludagnya warga menyebabkan sejumlah komoditas pangan yang disediakan langsung habis hanya dalam hitungan beberapa jam saja.
Di antara komoditas yang paling banyak diserbu warga adalah minyak goreng dan beras SPHP.
''Saya memang langsung antre membeli minyak goreng, karena di luar harganya mahal. Di lokasi GPM ini kan hanya Rp14.000, sementara di luar sudah 16.000, ungkap Sally, salah seorang ibu yang berbelanja.
Tak hanya antrean pembelian minyak goreng yang mengular, pembelian beras SPHP juga cukup panjang.
Warga bahkan sampai rela berjam-jam untuk bisa membeli beras stabilisasi harga pangan keluaran Bulog ini karena mengaku kualitasnya saat ini jauh berbeda dibandingkan dulu-dulu.
''Berasnya kan sekarang memang bagus, putih dan tidak lembek. Saya sudah selama 3 bulan ini menggunakan beras SPHP ini, makanya di GPM ini langsung membeli 4 karung,'' kata Yudi salah seorang pengunjung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru H. Maisisco melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan mengungkapkan, ada banyak komoditas yang disediakan pada pelaksanaan GPM bersama ini.
Di antaranya adalah beras SPHP, beras premium, beras anak daro, minyak goreng, tepung terigu, cabai merah, bawang, daging sapi, daging ayam, gula pasir pocongan, bawang merah, bawang putih, telur ayam.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru Dinal Husna foto bersama warga yang berbelanja minyak goreng.
Dia juga mengakui tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan momen GPM ini untuk membeli komoditas pangan yang disediakan.
''Ya, ini stand kita untuk penjualan minyak goreng hanya satu jam sudah habis,'' ungkap Dinal.
Beitu juga untuk penjualan beberapa komoditas lainnya, juga cukup tinggi.
Selain menyediakan bahan pangan, pada pelaksanaan GPM kali ini, DKP Pekanbaru juga menggandeng pelaku UMKM yang tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT) dan Kampung Pangan untuk berjualan memperkenalkan komoditas yang mereka sediakan.
Misalnya KWT Cemara, selain menjual aneka sayuran segar dan buah, juga menjual pangan olahan yang berbahan baku dari hasil pertanian sendiri.
Sementara itu, Kampung Pangan Wonorejo menjual aneka pangan olahan yang menjadi concern mereka dalam pengembangan usaha.
Pada pelaksanaan GPM bersama yang dibuka oleh Kepala DInas Kominfo Provinsi Riau Ikhwan Ridwan dan juga dihadiri Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan Provinsi Riau Syahfahlevi itu, beras SPHP dijual seharga Rp58.000 per karung 5 kilogram, beras anak daro Rp80.000 per kilogram, minyak goreng rosebrand Rp15.000 per liter, minyakita Rp14.000 per liter, gula pocongan Rp14.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah dijual cukup murah, yakni Rp28.000 per kilogram, cabai rawit Rp50.000 per kilogram, bawng merah Rp18.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, telur Rp45.000 per papan serta kentang Rp12.000 per kilogram.(R04)

