PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru mulai merancang skema pemberian makanan bergizi gratis untuk anak sekolah di Kota Pekanbaru.
Persiapan pelaksanaan program ini merupakan tindak lanjut dari rencana pemerintah untuk menjadikan Pekanbaru sebagai pilot project pelaksanaan program yang akan menjadi percobaan penerapan program makan siang gratis.
Pembahasan tentang persiapan pelaksanaan program Pemberian Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah ini dipimpin langsung oleh Kepala DKP Pekanbaru, H. Maisisco dihadiri Sekretaris Adi Lesmana serta sejumlah kepala bidang dan analis.
Dalam kesempatan tersebut, Maisisco menjelaskan, penetapan Pekanbaru sebagai pilot project untuk progam Pemberian Makanan Bergizi Gratis itu disampaikan langsung oleh Pj Wali Kota Pekanbaru setelah bertemu dengan Deputi Bidang Kerawanan Pangan Dan Gizi, Bapanas Dr. Nyoto Suwignyo beberapa waktu lalu.
Karena itulah, kita mulai mempersiapkan skema dari kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada awal September 2024 yang akan datang.
Sebagai mitra kerja langsung Bapanas di tingkat daerah, Maisisco menjelaskan, DKP perlu mempersiapkan program ini dengan baik, dan membangun koordinasi bersama stake holder maupun OPD lainnya di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Karena itulah, skema kerja dari pelaksanaan program ini harus sudah dipersiapkan, sehingga bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan bisa sesuai dan tepat sasaran.
''Misalnya perihal jumlah kalori dan gizi sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan program, maka harus diperhitungkan sesuai dengan porsi anak usia sekolah dimaksud sesuai dengan pola konsumsi pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA),'' kata dia.
''Karena leading sector-nya ada di tiga bidang yang ada di DKP ini, yakni Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Distribusi Cadangan Pangan dan Konsumsi juga keamanan pangan, maka, kita harus persiapkan dengan baik. Karena itu juga, koordinasi dengan OPD terkait lainnya seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, ahli gizi benar-benar sudah mulai dilaksanakan,'' ungkap Maisisco.
Terkait dengan persiapan tersebut, Maisisco juga menjelaskan, dalam beberapa waktu ke depan, juga akan kembali dilaksanakan koordinasi bersama OPD dan stake holder lainnya untuk pembahasan teknis.(R04)
Listrik Indonesia

