SIAK (RIAUSKY.COM)- Bupati Siak Alfedri mendampingi Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Zulkifli Syukur meninjau korban banjir dan menyerahkan sembako bagi warga Benteng Hilir, Mempura, Siak, selasa (21/1/2025).
Terdapat 200 jiwa yang terdampak musibah banjir hari hujan dan 40 kepala keluarga, yang masih bertahan di tenda dan penampungan umum. Bupati Alfedri mengatakan hari ini memasuki hari ke 8 korban banjir mengungsi.
Sementara itu, bantuan yang diberikan Pemrov Riau hari ini, disambut senang warga yang terdampak banjir air pasang. Bantuan di berikan Provinsi berupa 150 karung beras (atau 2 ton), Gula, telur dan minyak termasuk 250 kilo tepung dan telur.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Beberapa hari terakhir, kami hanya makan seadanya. Dengan adanya ini, setidaknya kami tidak lagi khawatir soal makanan," ujarnya sambil menerima paket bantuan, Selasa (21/01/2025).
Bagi warga seperti Wati, bantuan ini bukan hanya soal logistik, tetapi juga bukti bahwa mereka tidak dilupakan. Apalagi banjir melanda tempatnya tersebut sudah sempat menyentuh ketinggian hingga paha orang dewasa.
"Ketika banjir datang, rasanya seperti dunia kami berhenti. Tapi dengan adanya perhatian dari pemerintah, kami merasa diberi semangat untuk bertahan," tambahnya.
Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur yang memimpin penyaluran bantuan, menyampaikan bahwa total bantuan yang diberikan terdiri dari 7 ton beras. 2 ton dari Dinas Sosial Riau dan 5 ton beras CPPD dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Riau.
Tak hanya itu saja, ada juga 150 liter minyak goreng dan 150 kardus mie instan serta bantuan lainnya yang didistribusikan kepada warga terdampak.
"Bantuan ini kami serahkan kepada Pemkab Siak untuk memastikan semua warga yang terdampak mendapatkannya. Tidak hanya untuk warga di Benteng Hilir, tetapi juga seluruh korban banjir di wilayah Siak," jelas Zulkifli.
Sementara itu, di lokasi dapur umum yang didirikan pemerintah, aroma masakan mulai tercium. Para relawan sibuk mengolah bahan makanan yang baru saja datang. Anak-anak yang sebelumnya hanya duduk termenung kini mulai riang bermain di dekat posko.
"Melihat anak-anak kembali tersenyum adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Alhamdulillah hari ini banjir sudah mulai surut" ujar Hasan, salah seorang warga sekitar.(R08)
Listrik Indonesia

