Ribuan Warga Tumpah Ruah di lokasi GPM Bersama Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, Bulog dan BI

Ribuan Warga Tumpah Ruah di lokasi GPM Bersama Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, Bulog dan BI

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ribuan warga memanfaatkan momen pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama yang dilaksanakan Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru Bulog dan Bank Indonesia, Rabu (19/3/2025) di Halaman Kantor TVRI Stasiun Pekanbaru di Jalan Durian Pekanbaru.

Masyarakat memanfaatkan momen pelaksanaan penyediaan pangan murah yang dilaksanakan dalam rangka memastikan ketersediaan pangan yang dilaksanakan serentak di 21 daerah di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru.

Aneka bahan pangan disediakan pada iven menjelang momen Idul Fitri 2025 yang akan datang.

Mulaid ari beras SPHP, beras anak daro, minyak goreng aneka merek, cabai, bawang, gula, tepung dan aneka kegiatan bahan kebutuhan pokok rumah tangga lainnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru yang ikut menjadi salah satu penyedia bahan kebutuhan pokok menghadirkan beberapa komoditasseperti beras anak daro minyak goreng sunco, Parveen, bawang goreng, juga aneka sayur mayur dan pangan olahan dari kelompok wanita tani binaan.

Sementara perum bulig menyediakan beberapa komoditas seperti beras SPHP, minyak goreng Minyakita, tepung dan beberapa komoditas lainnya.

Bagi warga yang hendak berbelanja juga bisa melakukan transaksi dengan menggunakan QRIS yang disediakan oleh Bank Indonesia.

Tampak warga antusias berbelanja, karena pada kegiatan ini disediakan sejumlah komoditas kebutuhan harian yang harganya relatif jauh lebih murah.

Seperti beras SPHP yang dijual seharga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram juga minyakita yang dijual seharga Rp14.000 per liter.

Selain itu, warga juga bisa membeli bawang merah  dengan harga Rp28.000 per kilogram serta cabai merah seharga Rp12.000 per kilogram.

Adapun DKP, pada kesempatan itu menyediakan beras anak daro dengan harga Rp160.000 per kemasan 10 kilogram, atau lebih murah dari harga pasar yang kini umumnya dijual seharga Rp175.000 per kemasan 10 kilogram.

Selain itu juga disediakann minyak goreng Sunco seharga Rp38.000 untuk memasan 2 liter, minyak goreng permata Rp18.000 per liter, serta miyak goreng parven Rp35.000 untuk kemasan 2 liter.

Warga juga bisa mendapatkan berbelanja aneka sayuran segar yang langsung dijual oleh petani binaan yang dipastikan sehat dan bebas dari kontaminasi zat berbahaya.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, antren warga yang hendak berbelanja, khususnya beras SPHP dan minyak goreng masih banyak.

Bahkan, pihak Bulog masih melakukan penambahan untuk alokasi minyak goreng sebanyak 1.000 liter setelah stok awal habis tak bersisa. (R04)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional