PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lanud Roesmin Nurjadin Jalan Impres Pekanbaru, Jumat (21/3/2025).
Kegiatan GPM kali ini dilaksanakan krja sama antara DKP Pekanbaru bersama Perum Bulog Riau Kepri, Bank Indonesia, juga Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
Ada yang istimewa dari pelaksanaan GPM di Lanud Roemin Nurjadin ini, dimana seluruh harga komoditas pangan yang disediakan diberikan subsidi oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han.
Subsidi yang diberikan itu berupa potongan harga sebesar Rp.1.000 untuk seluruh komoditas pangan yang disediakan.
''Kegiatan Gerakan Pangan Murah/Bazar Pangan Murah ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Ke-79 Hari TNI Angkatan Udara tahun 2025, bertepatan juga dengan momen menjelang hari besar keagamaan Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri,''ungkap Danlanud Marsma Feri Yunaldi.
Dia berharap momen ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat di sekitaran Lanud Roesmin Nurjadin untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok keluarga, khususnya menjelang momen Idul Fitri, sengan harga yang juga tentunya murah dan terjangkau.
Selain kegiatan bazar murah, Lanud Roesmin Nurjadin juga melakukan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar areal Lanud.
Sementara itu, Kepala DKP Pekanbaru H. Miasisco mengapresiasi upaya kolaborasi antara Pemko Pekanbaru, Lanud Roesmin Nurjadin, Bulog Riau Kepri dan Bank Indonesia dalam kegiatan Gerakan Pasar Murah ini.
Dijelaskan dia, momen ini tentunya sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat. ''Alhamdulillah, kami senang, karena bisa menghadirkan kegiatan ini di tengah masyarakat menjelang momen Idul Fitri yang tinggal beberapa waktu lagi ini,'' kata dia.
Dia pun berharap masyarakat dapat berbelanja seperlunya, secukupnya, dan tidak perlu khawatir dengan kemungkinan kelangkaan atau kenaikan harga.
''Sejauh ini, upaya monitoring dan pelaksanaan GPM maupun Pak AMAN juga dilakukan di tengah masyarakat. Ini adalah sebagai bentuk dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan pangan tetap terpenuhi dengan baik dan harga yang stabil,'' kata dia.
''Kita akan terus menggelar kegiatan baik GPM maupun mobil Pangan Keliling Pak AMAN di tengah masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang memang rentan dan butuh ketersediaan pangan. Untuk itu, upaya koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah dan stake holder terkait sangat diperlukan,'' kata dia.
Dari pantauan di lapangan, ratusan warga memanfaatkan momen GPM ini untuk berbelanja kebutuhan pangan. Umumnya masyarakat memburu untuk membeli beras SPHP Bulog, minyak goreng, tepung, gula, telur.
Namun begitu, seluruh pasokan bahan pangan yang tersedia dalam kegiatan GPM ini dipastikan habis diboyong oleh warga, termasuk bawang merah, cabai merah, bawang putih, juga sayuran.(R04)
Listrik Indonesia

