Wali Kota Agung Surprise Lihat Ramainya Animo Warga Berbelanja Pangan, Sampai Tambah Subsidi Harga...

Wali Kota Agung Surprise Lihat Ramainya Animo Warga Berbelanja Pangan, Sampai Tambah Subsidi Harga...
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melayani warga yang berbelanja minyak goreng di lokasi GPM di Umbansari, Kamis (26/6/2025).

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengaku surprise melihat tingginya animo masyarakat saat berbelanja bahan kebutuhan pokok pada gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru bekerja sama dengan Bank Indonesia di lokasi Layanan Oke Masyarakat Keliling (LOMAK) di Kecamatan Rumbai.

Dia pun langsung terjun bersama petugas Gerakan Pangan Murah (GPM) melayani masyarakat yang hendak membeli bahan kebutuhan pokok sembari bertanya tentang harga dan kualitas yang ditawarkan pada kegiatan GPM ini.

''Bagaimana ibu-ibu, ini kegiatan pangan murahnya, senang tidak, terbantu tidak? harganya murah tidak?'' ungkap Wali Kota sembari memegang mikrofon dan meminta warga yang berbelanja untuk tertib.

Kehadiran Wali Kota di lokasi GPM di arela LOMAK Rumbai ini memang langsung menjadi perhatian warga. Mereka pun langsung meminta Wali Kota Agung untuk memberikan subsidi harga lebih besar kepada mereka yang sedang berbelanja.

''Pak, kasih subsidi Pak, minyak gorengnya..,'' ungkap warga beramai ramai.

Agung yang mendapati itu pun akhirnya menawarkan memberikan subsidi harga secara pribadi untuk warga yang membeli minyak goreng.

''Ini minyak goreng harganya berapa, Rp29.000 untuk dua liter, saya kurangi Rp4.000 per liter, saya beri subsidi Rp4.000, cukup ya Ibu-ibu..'' ungkap Agung yang disambut meriah warga yang dsedang berbelanja.

Tak hanya minyak goreng, Wali Kota Agung juga memberikan subsidi untuk pembelian gula. Dimana, sebelumnya panitia menyediakan dengan harga di bawah pasar, yakni Rp16.000 per kilogram. Namun, oleh Wali Kota, kemudian disubsidi lagi menjadi Rp10.000 per kilogram yang membuat warga semakin semangat berbelanja.

Wali Kota juga meninjau  seluruh stand penjualan di lokasi GPM yang ada. Termasuk usaha UMKM oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ikut menjual aneka sayuran dan olahan pangan hingga stand penjualan beras Bulog, juga olahan ayam dan mie Sedaap.

Antusiasme masyarakat itu membuat Wali Kota berencana ingin lebih meningkatkan lagi kualitas layanan untuk program Gerakan pangan Murah ini.

''Ini berapa  kali dilaksanakan di LOMAK Bu Kabid?'' tanya Wali Kota kepada Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru Dinal Husna.

Agung pun meminta agar kegiatan yang membantu masyarakat ini bisa lebih sering dilaksanakan.

Kepala DKP Pekanbaru, H. Maisisco melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Pekanbaru Dinal Husna, pada kesempatan tersebut mengungkapkan kalau gelaran GPM ini dilaksanakan dalam rangka ikut memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-241 sekaligus memberikan kemudahan pada masyarakat di daerah jauh untuk bisa mendapatkan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah.

''Pada GPM ini, harga yang kita berikan jauh lebih murah dibandingkan harga pasar, jadi kita ajak masyarakat di sini untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja,'' kata Dinal.

Pada GPM kali ini, total komoditas pangan yang disediakan sebanyak 6,5 ton, terdiri dari berbagai komoditas seperti beras , minyak goreng , gula, cabai merah, bawang merah, ayam potong, nugget, telur ayam, aneka sayuran dan berbagai komoditas olahan lainnya.

Dari pantauan di lapangan, seluruh komoditas pangan yang disediakan  habis terjual hanya dua jam terhitung kegiatan GPM dimulai. Umumnya masyarakat memburu minyak goreng,  gula pasir dan telur. Banyak warga yang masih berdagangan untuk mencari komoditas tersebut karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Berikut adalah harga komoditas pangan yang disediakan pada GPM di Umbasari:

1. Beras Anak Daro Kemasan 10 Kilogram Rp140.000
2. Beras Anak Daro kemasan 5 Kilogram Rp70.000
3. Minyak Goreng Minyakita, Rp29.000 kemasan 2 liter selanjutnya disubsidi wali kota menjadi Rp25.000 per 2 liter.
4. Telur ayam ras Rp42.000 per papan
5. Gula Pasir Rp16.000 per kilogram, kemudian disubsidi tambahan oleh Wali Kota menjadi Rp10.000 per kilogram.
6. Cabai merah Rp10.000 per 1/2 kilogram
7. Bawang merah Rp30.000 per 1 kilogram
8. Ayam Potong (harga sesuai berat kemasan)
9. Olahan ayam. nugget (sesuai berat dan merek)
10. Sayur mayur (harga petani).(R04)

 

 

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional