Sawit Luas Tapi Harga Minyak Goreng Mahal dan Sumbang Inflasi, Ceritanya Pemkab Kampar Siapkan Solusi Ini...

Sawit Luas Tapi  Harga Minyak Goreng Mahal dan Sumbang Inflasi, Ceritanya Pemkab Kampar Siapkan Solusi Ini...

BANGKINANG (RIAUSKY.COM)- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar kembali melakukan Rilis perkembangan Inflasi pada bulan Juni tahun 2025, Selasa sore (1/7/2025)

Rilis Inflasi ini diadakan di Ruang Rapat Asisten II Setda Kampar di Komplek Perkantoran Bupati Kampar di Bangkinang Kota.

Dalam rilis tersebut, BPS menyebut bahwa minyak goreng juga salah satu item sangat mempengaruhi terjadinya inflasi khususnya di kabupaten kampar.

Dengan demikian, Wakil Bupati Kampar Dr Mishati yang hadir langsung dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa Pemda Kampar kedepan berharap adanya sebuah pabrik kusus minyak goreng di kabupaten Kampar, karena potensi Kabupaten Kampar memungkinkan untuk mendirikan Pabrik Minyak Goreng dengan potensi kelapa sawit yang cukup dan melimpah.

Sementara itu, faktor lain yang juga mempengaruhi inflasi adalah emas. Meski harga emas sedang tinggi, namun daya beli masyarakat masih tergolong tinggi. Situasi ini bisa jadi disebabkan masih banyak kelompok menengah yang berbelanja.

Sementara itu Kepala BPS Kampar Ir Budianto, dalam eksposenya menyampaikan bahwa pada periode Juni 2025 ini, Kampar mengalami deflasi.

Di mana tercatat, secara mounth to mounth, inflasi tercatat  -0,46 persen,  sementara Inflasi tahun ke tahun sebesar 0,57%, dengan indeks Harga Kebutuhan (IHK) sebesar 108,88.

Adapun komoditas pangan penyumbang deflasi sepanjang Juni 2025 ini berasal dari komoditas cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, ikan patin dan telur ayam ras.

Adapun penyumbang inflasi  berasal dari komoditas bawang merah, cabai rawit,  sawi putih, tomat dan kentang.(cr2)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional