PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho memperkenalkan program Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di SD Negeri 43 dan SD Negeri 76 di Jalan Banda Aceh/Sakuntala Pekanbaru, Kamis (17/7/2025) pagi tadi.
Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri menyebutkan, program pemberian makan di masa kanak-kanak dulu identeknya disebut 4 Sehat 5 Sempurna. Namun, seiring dengan perkembangan waktu, dimana pola makan tidak hanya terkait dengan apa yang disa dan perlu dimakan, namun, lebih spesifik memenuhi aspek keberagaman, bergizi, seimbang dan tentunya aman.
Sulastri pada kesempatan itu mengapresiasi pelaksanaan program B2SA Goes to School yang ditaja oleh Dinas Ktahanan Pangan (DKP) di kedua sekolah ini.
Karena, menurut dia, pengenalan tentang makan, dan kesehatan memang harus ditanamkan semenjak usia dini.
Dia pun berharap para siswa nantinya juga akan dapat menerapkannya di rumah masing-masing, dengan memperkenalkan kepada orang tua, khususnya ibu.
''Kami sangat mengapresiasi upaya ini. dan tentunya ini menjadi lngkah awal yang positif untuk melahirkan generasi Indonesia dan khususnya Kota Pekanbaru yang sehat dan cerdas,'' kata dia.
''Apakah anak-anak suka dengan kegiatan ini?'' tanya Sulastri yang disambut meriah oleh ratusan siswa dari kedua sekolah yang berada di dalam satu lingkungan ini.
Untuk lebih mudah mengjangkau para siswa, pada kesempatan itu, DKP melalui Bidang Konsusmsi dan Keamanan Pangan juga menghadirkan ahli gizi yang menyampaikan materi dengan menggunakan boneka.
Selain materi sosialisasi, juga dihadirkan sejumlah doorprize kepada para siswa.
Kepala DKP Pekanbaru H. Maisisco, pada kesempatan tersebut menjelaskan, B2SA ini adalah salah satu dari peran pemerintah melalui DKP Pekanbaru, khususnya Bidang Konsusmsi dan Keamanan Pangan.
Dikatakan dia, B2SA ini memang harus ditanamkan, apalagi saat ini, pemerintah juga sedang melaksanakan program pemberian makan bergizi bagi para siswa.
''Mungkin saat ini, untuk makanan yangmemenuhi aspek B2SA ini belum ada disosialisasikan oleh Badan Gizi, namun, dengan kegiatan B2SA Goes to School ini diharapkan anak-anak, juga para guru memahami, apa itu makanan yang memenuhi standar B2SA ini. Jadi tak cuma sebatar lengkap, kenyang, tapi yang penting itu beragam, bergizi, seimbang dan aman,'' ungkap Maisisco.
Dia juga berharap penanaman pemahaman ini semenjak dini akan bisa menjadi pilar dalam membangun negerasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.(R04)
Listrik Indonesia

