Wakil Wali Kota Markarius Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kecamatan Limapuluh

Wakil Wali Kota Markarius Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kecamatan Limapuluh
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memanggul dua karung beras masing-masing 10 kilogram milik salah seorang nenek warga Kecamatan Limapuluh yang menerima bantuan pangan beras periode Juni-Juli 2025 di Kantor Camat Limapuluh, Kota Pekanbaru, Kamis (

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Penyaluran beras program bantuan pangan pemerintah  periode Juni-Juli 2025 di Kota Pekanbaru mulai dilaksanakan.

Pada Kamis (17/7/2025), setidaknya dilakukan penyaluran untuk warga di tiga kecamatan, masing-masing Pekanbaru Kota, Limapuluh dan Sukajadi.

Ribuan warga tumpah ruah memenuhi lokasi penyaluran bantuan pangan dalam bentuk beras sebanyak 10 kilogram (total 20 kilogram untuk periode Juni-Juli 2025).

Warga bahkan rela antre berjam-jam untuk bisa mendapatkan bantuan beras yang disalurkan melalui Perum Bulog bekerja sama dengan pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan juga pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Tampak di tengah ratusan warga yang sedang antre menunggu namanya dipanggil di Kecamatan Limapuluh, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar.

Dia yang didampingi Kepala DKP Pekanbaru H Maisisco, Kasatpol PP Zulfahmi Adrian juga Camat Limapuluh, M Zaid Riadi tampak menghampiri warga yang hendak mengambil beras.

Wawako juga melihat proses pencocokan data penerima yang dilakukan penyelenggara penyaluran bantuan beras yang berasal dari Kantor Bulog dan pegawai kantor kecamatan.

Wawako mengaku kalau dari pantauannya, pelaksanaan penyaluran bantuan pangan beras ini berjalan lancar dan aman.

''Memang cuaca agak sedikit panas, tapi warga tampak senang dan antusias mengambil bantuannya,''ungkap dia.

Wawako Markarius juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden prabowo yang telah mengalokasikan bantuan beras untuk warga Kota Pekanbaru.

Tentunya, dia berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras.

''Kami imbau, supaya beras ini digunakan dengan baik, secukupnya dan mohon jangan diperjualbelikan. Karena ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang memerlukan,'' kata dia.

Dia juga mengajak petugas untuk tetap bersabar, mendampingi masyarakat dalam menyalurkan bantuan beras ini.

Imbauan yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru H Maisisco yang menyebutkan, sejauh ini, pelaksanaan penyaluran di 4 kecamatan berlangsung aman dan lancar.

''Memang suasananya ramai, tapi sepertinya masyarakat senang dan sangat senang dengan penyaluran ini,'' kata dia.

Dia juga mengimbau penerima untuk memanfaatkan bantuan ini dengan sebaiknya dan seperlunya.

''Untuk yang belum mengambil, supaya tetangga menginformasikan. Sehingga tidak ada yang tidak mendapatkan haknya. Sesuai dengan jadwalnya, pengambilan bisa dilakukan selama 2 hari. Jadi yang belum ambil bisa datang ke kecamatan setempat besok,'' kata dia.

Maisisco juga menjelaskan, bantuan yang dialokasikan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto ini adalah untuk periode Juni dan Juli. Adapun untuk periode berikutnya, diperkirakan akan dilakukan pada September yang akan datang.

Sementara itu, Kantriani, warga di Tanjung Rhu  mengaku sangat gembira menerima bantuan beras dari pemerintah ini.

Dia mengaku mendapat informasi tentang penyaluran bantuan beras ini dari  pesan masuk Whatsapp pribadinya. ''Ini pertama sekali saya dapat bantuan pemerintah. Sebelumnya belum pernah,'' ungkap dia.

Di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit ini, sebut dia, menerima bantuan ini tentunya seperti mendapat siraman air di tengah kemarau. ''Waduh.. senang sekali saya pak, tak tahu mau bilang bagaimana. Tapi memang kitanya perlu, Alhamdulillah di sini dapat,'' kata dia.

Setiap bulannya Kantriani mengaku memerlukan tak kurang dari 30 kilogram beras untuk dimakan di rumah bersama seluruh anggota keluarga. ''Terima 20 kilo untuk bulan Juni dan Juli ini tentu rasanya bahagia sekali. Saya cuma bisa sampaikan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo dan Pak Wali  Kota Agung Nugroho. Semoga bulan-bulan ke depan ada lagi ya Pak...?'' ungkap Kantriani yang sehari hari bekerja membantu suaminya mencari nafkah untuk menghidupi lima orang anggota keluarganya. 

''Saya juga bantu suami bantu-bantu, apa aja. Suami saya sehari-hari kerja harian, dan saya ikut bantu-bantu juga,'' tutup dia. (R04)

 

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional