KUANSING (RIAUSKY.COM) - Polsek Benai Dibawah komando IPDA Hainur Rasyid, S.H melakukan Penyisiran Aliran Sungai di perbatasan Desa Pulau Kalimanting Kecamatan benai ditemukan 3 Unit Peti Sedang melakukan aktifitas.
Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing AKBP. Raden Ricky Pratidiningrat, SIK. MH mengatakan kepada Kapolsek Benai, IPDA. Hainur Rasyid, SH melalui Kasihumas polres kuansing. A. Rajak di Teluk Kuantan.
Kapolsek benai IPDA Hainur Rasyid SH mendapati informasi dari masyarakat diduga adanya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah hukumnya.
Kemudian setelah mendapati informasi tersebut, kapolsek benai IPDA Hainur Rasyid, SH perintahkan anggotanya guna untuk memastikan informasi tersebut.
Adapun Personil Unit Reskrim Polsek Benai yang melaksanakan berjumlah 4 Orang, yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Benai IPDA Hainur Rasyid, S.H sementara personil yang dikerahkan diantaranya AIPTU ADE IRWANDI
AIPDA ARY ARMI S.E BRIPTU DADAN AHMAD RAFI, S.H, BRIPDA YUHALDO OKTARIS.
Kemudian sesampainya personil di lapangan ( TKP), tepatnya di desa Pulau Kalimanting Kecamatan Benai kabupaten kuantan singingi, personil menemukan adanya tiga Unit rakit peti
Yang tengah melakukan penambangan emas tanpa izin, atas ditemukan tersebut aparat lansung melakukan penindakan dengan cara membakar kapal peti tersebut. ( 24/07/2025) sekitar pukul, 13:00 WIB.
Adapun kapal peti yang dilakukan penindakan tersebut berjumlah 3 rakit peti yang melakukan aktifitas, namun pemilik rakit tersebut, diduga terlebih dahulu mengetahui kedatangan aparat penegak hukum, sehingga pelaku dan pemodal sudah melarikan diri. Jelas kapolsek.
Listrik Indonesia

